Yonif Raider 600/Modang

Danyonif Raider 600/Modang Apresiasi Dedikasi Prajurit yang Bertugas di Papua 

lihat foto
Danyonif Raider 600/Modang, Mayor Inf Karuniawan Hanif Arridho, S.E.,M.M. Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.
Danyonif Raider 600/Modang, Mayor Inf Karuniawan Hanif Arridho, S.E.,M.M. Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Usai melaksanakan tugas di papua selama 14 bulan pasukan Yonif Raider 600/Modang kembali ke Kota Balikpapan dalam keadaan selamat.

Danyonif Raider 600/Modang, Mayor Inf Karuniawan Hanif Arridho mengucapkan terima kasih kepada teman-teman media yang telah peduli dengan berkunjung ke Raider 600/Modang untuk bersilaturahmi sekaligus ingin mengetahui secara mendalam saat bertugas di Papua.

"Terima kasih, saya cukup kaget teman-teman wartawan kesini. Kita bisa kumpul disini. Kemarin kita berangkat teman-teman ikut melepas dan saat di Papua pun teman-teman menanyakan kabar, kita senang sekali," jelas Danyonif Raider 600/Modang kepada awak media yang menyambangi, pada hari Jumat (15/9/2023).

Danyonif Raider 600/Modang menyebutkan sebanyak 450 prajurit bertugas di Papua yang tersebar di sembilan pos di lima Kabupaten diantaranya Merauke, Timika, Asmat termasuk Yahukimo.

Danyonif Raider 600/Modang, Mayor Inf Karuniawan Hanif Arridho Bersama Awak Media yang Bersilaturahmi sekaligus ingin mengetahui secara mendalam saat bertugas di Papua, , pada hari Jumat (15/9/2023). Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.
Danyonif Raider 600/Modang, Mayor Inf Karuniawan Hanif Arridho Bersama Awak Media yang Bersilaturahmi sekaligus ingin mengetahui secara mendalam saat bertugas di Papua, , pada hari Jumat (15/9/2023). Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.

"Kita orang Balikpapan pindah kesana tentu ada sesuatu hal yang berbeda. Alhamdulillah, prajurit Yonif Raider 600/Modang sudah terlatih, sehingga bisa menyesuaikan diri," jelasnya.

Danyonif Raider 600/Modang mengungkapkan selama bertugas di Papua pos Yonif Raider 600/Modang tidak pernah diserang oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), dikarenakan pasukan selalu bersiaga dengan bekal yang sudah diberikan selama ini.


"Alhamdulillah, prajurit dari bekal latihan yang ada. Dedikasi mereka, saya mengapresiasi setinggi-tingginya bagi semua prajurit yang bertugas di sana," ucapnya.

Disisi lain, kebersamaan dengan masyarakat menjadi kunci dari keamanan posko dari serangan KKB. "Masyarakat tidak hanya menjadi benteng kita tetapi juga menjadi bagian dari pos TNI di sana. Ikut menjaga dan membaur bersama," terangnya.

Dengan membawa slogan "Kami Saudaramu dari Kalimantan" untuk bisa mendekatkan diri kepada masyarakat, agar masyarakat tidak merasa asing dengan kehadirannya.

"Slogan ini kita angkat untuk menjadi bagian dari visi kita. Dengan menjadi saudara, mereka tidak merasa berbeda, sehingga kehadiran kita disana sangat membuat mereka bahagia," ungkapnya.

Danyonif Raider 600/Modang, Mayor Inf Karuniawan Hanif Arridho, S.E.,M.M. Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.
Danyonif Raider 600/Modang, Mayor Inf Karuniawan Hanif Arridho, S.E.,M.M. Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.

Selain bersiaga, Yonif Raider 600/Modang juga membantu kesulitan masyarakat diantaranya membantu memberikan air bersih, memberikan pengobatan gratis termasuk memberikan makanan yang bergizi, sehingga anak-anak stunting merasa diperhatikan.

"Dari situlah masyarakat cinta kepada kita semua. Seperti pesan yang disampaikan Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal TNI Dudung Abdurachman sekecil apapun kesulitan masyarakat kamu harus ada disana," terangnya.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar