Berita Kota Balikpapan

Ormas Gagak Bersatu Samarinda Turun Jalan Protes Ujaran Rocky Gerung 

lihat foto
Ormas dari Garda Gabungan Anak Kalimantan Bersatu Samarinda saat melakukan Unras di persimpangan Traffic Light Jalan Jendral Sudirman - Jendral Ahmad Yani atau depan Balikpapan Trade Centre (BTC), pada  Jumat (4/8/2023). Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulast
Ormas dari Garda Gabungan Anak Kalimantan Bersatu Samarinda saat melakukan Unras di persimpangan Traffic Light Jalan Jendral Sudirman - Jendral Ahmad Yani atau depan Balikpapan Trade Centre (BTC), pada  Jumat (4/8/2023). Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Usai melakukan Unjuk Rasa (Unras) di persimpangan Traffic Light Jalan Jendral Sudirman - Jendral Ahmad Yani atau depan Balikpapan Trade Centre (BTC), pada Jumat (4/8/2023).

Puluhan massa Organisasi Masyarakat (Ormas) dari Garda Gabungan Anak Kalimantan (Gagak) Bersatu Samarinda mendatangi Polda Kaltim untuk membuat laporan resmi melalui Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Kaltim untuk melaporkan Rocky Gerung.

Ketua Gagak Bersatu Samarinda, Syamsuddin mengatakan telah melaporkan Rocky Gerung atas bahasa yang kurang pantas untuk dibicarakan.

"Saya ingin pihak kepolisian menindaklanjuti apa-apa laporan dari masyarakat dan sebagainya, karena Rocky Gerung ini kata-katanya sudah sangat luar biasa. Tidak ada etika padahal dia adalah intelektual kita," jelasnya saat ditemui di Polda Kaltim.

Menurutnya, kalau tidak ada etika bahasa itu sulit, bahkan bisa menjadi pemecah belah karena di pihak Rocky Gerung ini ada pro dan kontra, ada yang suka sama dia dan ada yang tidak. "Kalau tidak ditindaklanjuti, apa jadinya nanti," ucapnya.


Puluhan massa ini melakukan aksi yang hampir sama dengan aksi unras ormas sebelumnya, untuk mendesak aparat kepolisian segera menangkap dan mengadili Rocky Gerung dengan ucapan yang dilontarkan.

Aksi yang diwarnai dengan membakar beberapa ban bekas, poster wajah Rocky Gerung hingga kepulan asap membumbung tinggi dan melakukan penyembelihan seekor kambing berwarna putih hitam yang disimbolkan sebagai Rocky Gerung, menjadi menarik perhatian bagi pengendara maupun pejalan kaki yang melintas jalan tersebut.

"Kami sakit hati rasanya agak sulit terbendung, sehingga kami lakukan turun ke jalan, menyuarakan rasa sakit hati kami kepada Rocky Gerung," ungkapnya.

Dirinya meminta kepada polisi agar tidak berlarut-larut atau terlalu lama merespon tuntutan yang disampaikan dan harusnya polisi mengusut secepatnya. Tidak lambat seperti sekarang ini.

Organisasi Masyarakat (Ormas) dari Garda Gabungan Anak Kalimantan (Gagak) Bersatu Samarinda mendatangi Polda Kaltim untuk membuat laporan resmi melalui Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Kaltim. Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.
Organisasi Masyarakat (Ormas) dari Garda Gabungan Anak Kalimantan (Gagak) Bersatu Samarinda mendatangi Polda Kaltim untuk membuat laporan resmi melalui Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Kaltim. Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.

"Kami tegaskan kembali. Kami merupakan salah satu dari sekian banyak warga di Indonesia yang mendukung dan membela serta menjaga pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di tanah borneo ini,” tegasnya.

Aksi unras berjalan damai tanpa adanya keributan terhadap aparat yang berjaga maupun warga yang menyaksikan.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar