BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Rapat Paripurna Istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 126 Kota Balikpapan yang ke-126.
Dihadiri Wali Kota Balikpapan, H Rahmad Mas'ud; Forum Komunikasi Pimpinan Daerah; Wakil Ketua DPRD, Anggota DPRD, Pejabat Pemerintah Kota Balikpapan, Pimpinan Instansi Vertikal Se Kaltim, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan tamu undangan lainnya.
HUT ke 126 Kota Balikpapan mengusung tema Balikpapan Kolaborasi, Balikpapan Sinergi, tentunya tema ini diusung bukan tanpa makna, melainkan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama bahu membahu, gotong royong membangun Kota Balikpapan menjadikan kota yang aman dan nyaman dihuni.
"Perjalanan panjang dalam membangun kota Balikpapan, yang kini hasilnya dapat kita rasakan, bermula dari perjuangan para leluhur, pejuang kusuma bangsa yang tanpa pamrih mengorbankan jiwa dan raganya untuk Kota Balikpapan," jelas Ketua DPRD Balikpapan, Abdulloh saat memberikan sambutan dalam rapat paripurna, di Ballroom Hotel Novotel Balikpapan, pada hari Selasa (7/2/2023).
Abdulloh mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh komponen masyarakat Kota Balikpapan, karena atas dukungan dan partisipasi semua pihak, sehingga program pembangunan yang direncanakan pemerintah dapat terlaksana dengan baik.
Hal ini terbukti dengan diterimanya 16 panji keberhasilan yang diumumkan dalam upacara peringatan hari ulang tahun Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) ke 66 di Samarinda.
Lanjutnya, Abdulloh menyampaikan bahwa dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional (RTRWN) tahun 2008- 2028, Kota Balikpapan merupakan pusat kegiatan nasional yang memiliki peran penting skala nasional sebagai simpul transportasi laut dan udara nasional.
"Arah pembangunan kewilayahan yang telah ditetapkan, dalam rencana tata ruang wilayah Kota Balikpapan tahun 2012- 2032, menjadikan Balikpapan sebagai kota jasa yang dinamis, selaras dan hijau demi mendukung fungsinya sebagai pusat pertumbuhan nasional," ujarnya.
Dengan beragam potensi yang dimiliki Kota Balikpapan, melalui strategi dan pendekatan yang komprehensif, efektif dan efisien serta pembangunan yang berbasis smart city menjadi solusi inovatif dalam mewujudkan kota yang berdaya saing.
Politisi Partai Golkar mengungkapkan pengembangan smart city di Kota Balikpapan, merupakan wujud komitmen pemerintah yang dilakukan melalui akselerasi dan sinergitas pembangunan daerah. "Sesuai dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah Kota Balikpapan tahun 2022-2026," terangnya.
Diketahui, fokus Smart City Kota Balikpapan untuk menjadikan Balikpapan sebagai kota yang nyaman dan layak huni (the most liveble city), yang menggambarkan sebuah kota dengan atmosfir dan lingkungan yang nyaman untuk ditinggali.
Berharap, segenap lapisan masyarakat dapat senantiasa menjaga dan semakin meningkatkan semangat persatuan dan kesatuan bangsa khususnya di Kota Balikpapan.
"Hanya dalam suasana yang aman, tentram dan damai, kita dapat melaksanakan tahapan pembangunan daerah kita ini dengan sebaik-baiknya," ucap Abdulloh.
Sementara itu, Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas'ud mengatakan bahwa perjalanan panjang Kota Balikpapan hingga mencapai usia ke-126 tahun ini, diwarnai berbagai keberagaman pemikiran dan upaya-upaya bersifat kegotongroyongan dan kebersamaan yang dimiliki oleh seluruh unsur warga kota tercinta ini.
Dengan rasa saling memiliki, melengkapi dan peduli terhadap proses dan tahapan pembangunan menjadi sebuah pondasi yang kokoh dalam menunjang pesatnya kemajuan di Kota Balikpapan.
Hal ini tidak terlepas pula dukungan kebijakan pemerintah pusat dan provinsi, yang menjadikan Kota Balikpapan sebagai salah satu pintu gerbang utama dan pusat kegiatan berskala nasional maupun internasional di provinsi Kaltim.
"Kita semua wajib bersyukur berkat seluruh daya dan upaya kita bersama serta atas izin Allah SWT, Kota Balikpapan terus berkembang menjadi salah satu kota yang diakui oleh pemerintah pusat, baik dari sisi sosial budaya dan perekonomian serta fasilitas infrastruktur pendukungnya," katanya.
Bahkan, dengan ditetapkannya Ibu Kota Nusantara di Provinsi Kaltim menjadi peluang sekaligus tantangan bagi semua, untuk semakin mempersiapkan dan memperkuat fungsi Kota Balikpapan sebagai otot penggerak utama pembangunan IKN.
Berdasarkan hal itu, maka tema yang diangkat pada peringatan HUT ke 126 Kota Balikpapan adalah Balikpapan Kolaborasi, Balikpapan Sinergi. Kolaborasi bermakna proses kerjasama untuk menghasilkan gagasan atau ide sebagai upaya, untuk menyelesaikan berbagai permasalahan secara bersama-sama menuju visi Kota Balikpapan.
Sedangkan sinergi bermakna bentuk dari sebuah proses yang menghasilkan suatu keseimbangan yang harmonis, sehingga bisa menghasilkan sesuatu yang optimal.
"Saya berharap dan menghimbau seluruh unsur baik pemerintah, swasta maupun masyarakat dapat terus saling berkolaborasi dan bersinergi dalam seluruh proses pembangunan kota, sehingga kedepannya Kota Balikpapan dapat berkembang menjadi kota terkemuka yang nyaman dihuni, modern, dan sejahtera dalam bingkai madinatul iman.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar