Berita Balikpapan Terkini

ATR/BPN Pasang Satu Juta Patok Batas Seluruh Indonesia 

zoom-inlihat foto
Kepala Kantor BPN Kota Balikpapan, Herman Hidayat saat menyerahkan patok batas kepada Asisten Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Balikpapan, Zulkifli. Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.
Kepala Kantor BPN Kota Balikpapan, Herman Hidayat saat menyerahkan patok batas kepada Asisten Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Balikpapan, Zulkifli. Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas (Gemapatas), sebanyak satu juta tanda batas secara serentak di seluruh Indonesia.

Gemapatas dipusatkan di Desa Doplang, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah yang dihadiri Menteri

Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)

, Hadi Tjahjanto.

Di Kota Balikpapan, pelaksanaan Gemapatas yang bertajuk Pasang Patok, Anti Cekcok, Anti Caplok, berlangsung di RT 44 Kelurahan Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara, pada hari Jumat (3/2/2023).

Untuk Kota Balikpapan, sebanyak 2.500 patok batas yang akan terpasang dan tersebar di tujuh Kelurahan. Terbanyak berada di Kelurahan Graha Indah yakni 1.000 patok.

Hal ini diungkapkan Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Balikpapan, Herman Hidayat.

Kepala Kantor BPN Kota Balikpapan, Herman Hidayat saat pelaksanaan Gemapatas yang bertajuk Pasang Patok, Anti Cekcok, Anti Caplok, berlangsung di RT 44 Kelurahan Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara, pada hari Jumat (3/2/2023). Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.
Kepala Kantor BPN Kota Balikpapan, Herman Hidayat saat pelaksanaan Gemapatas yang bertajuk Pasang Patok, Anti Cekcok, Anti Caplok, berlangsung di RT 44 Kelurahan Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara, pada hari Jumat (3/2/2023). Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.

Kegiatan ini juga nantinya tentu mengidentifikasi permasalahan tumpang tindih sertifikat yang selama ini banyak di Kota Balikpapan. "Kami berharap dengan adanya Gemapatas ini mendapatkan dukungan dari masyarakat," ujarnya.

Tak hanya itu, kegiatan ini juga sejalan dengan program prioritas Pemkot Balikpapan. "Bagaimana kita bersinergi, berkolaborasi lebih baik dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah dan masyarakat pemilik bidang tanah," terangnya.


Herman berharap dengan adanya Gemapatas ini mendapatkan dukungan dari masyarakat. Kalau kegiatan ini berhasil dituntaskan di tahun 2023, untuk pemetaan seluruh bidang tanah di Kota Balikpapan dan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap.

Sehingga kebijakan dari pemerintah daerah terutama kebijakan Wali Kota nanti akan berbasis spasial. "Jadi satu data yang bisa dipercaya untuk pemerintah mengambil kebijakan apa yang akan dilakukan," ucapnya.

Sementara itu, Asisten Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Balikpapan, Zulkifli mewakili Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas'ud mendukung kegiatan Gemapatas, sebanyak satu juta patok secara serentak di seluruh Indonesia.

"Gemapatas bertujuan sebagai upaya, untuk menggerakkan dan meningkatkan kesadaran masyarakat, dalam memasang dan menjaga tanda batas tanah yang dimilikinya," ujarnya.

Dengan dipasang patok tanda batas oleh masing-masing pemilik tanah diharapkan juga, dapat meminimalisir konflik maupun sengketa batas tanah antar masyarakat.

Asisten Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Balikpapan, Zulkifli bersama Kepala Kantor BPN Kota Balikpapan, Herman Hidayat saat memasang patok batas di RT 44 Kelurahan Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara, pada hari Jumat (3/2/2023). Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.
Asisten Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Balikpapan, Zulkifli bersama Kepala Kantor BPN Kota Balikpapan, Herman Hidayat saat memasang patok batas di RT 44 Kelurahan Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara, pada hari Jumat (3/2/2023). Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.

Apalagi Balikpapan kedepan dalam ekosistem Ibu Kota Negara (IKN), sudah seharusnya tanah yang ada memiliki kejelasan status administrasi dan hukumnya.

Pelaksanaan Gemapatas di Kota Balikpapan dilaksanakan secara simbolis dengan pemasangan patok batas di RT 44 Kelurahan Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar