Pasalnya, semua prajurit adalah keluarga. Dengan rasa kekeluargaan dapat terjalin silaturahmi yang baik.
"Itu yang menjadi utama. Harapannya, kita bisa mencegah dan mengetahui secara dini apa yang terjadi di Lanud Dhomber, apa yang terjadi di Satrad 223 ini, sehingga siap menjalankan tugas. Itu saja tujuannya," ucapnya.
Saat ditanyakan terkait kenaikan kelas Lanud Dhomber dengan adanya pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Provinsi Kalimantan Timur, Panglima belum bisa mengetahui hal ini. Meskipun memang rangkaian kunjungan di Kaltim akan mengunjungi IKN untuk melihat lokasi Lanud di IKN.
"Saya juga ada agenda untuk melihat IKN jadi dimana akan ada Lanud juga disana. Saya akan melihat kondisi dimana lokasinya dan bagaimana penempatannya. Itu salah satu agenda saya ke sini," ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Panglima Komando Operasi Udara II, Marsekal Muda TNI Widyargo Ikoputra menandatangani tiga prasasti, salah satunya prasasti gedung.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar