Pemkab Mahakam Ulu

Masyarakat Mahulu Diimbau Galakkan 3M Plus

lihat foto
Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Mahakam Ulu  imbauan kepada masyarakat untuk Galakkan 3M Plus. Foto: HO.
Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Mahakam Ulu  imbauan kepada masyarakat untuk Galakkan 3M Plus. Foto: HO.

BorneoFlash.com, UJOH BILANG - Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana(Dinkes P2KB) Mahakam Ulu (Mahulu) Petronela Tugan Rabu (23/11/2022) menyampaikan imbauan kepada masyarakat, menyusul adanya peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah kabupaten ini.

“Tren peningkatan terjadi seiring dengan mulai tingginya mobilitas warga di masa pemulihan pasca pandemi Covid-19 saat ini. Di Kabupaten Mahakam Ulu misalnya, didapati bahwa sebagian besar pasien DBD yang terjangkit dikarenakan aktivitas bepergiannya yang cukup masif keluar dan dalam kota,” kata Petronela.

Di samping itu, faktor kebersihan lingkungan pun jadi penentu, sebab diketahui bahwa penyakit ini terjadi dikarenakan perkembangbiakkan nyamuk Aedes Aegypti, yakni adanya jentik-jentik yang ditemukan di genangan air.

Untuk itu, Dinkes P2KB mengimbau kepada seluruh warga agar melakukan Gerakan 3M Plus yang di antaranya menguras atau membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum dan penampung air lemari es.

Kemudian yang kedua dengan menutup rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi dan toren air.


Memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk. Serta plusnya adalah menghindari gigitan nyamuk.

“Hal terpenting kami imbau kepada masyarakat adalah, mari kita galakkan pola hidup bersih dan sehat atau PHBS. Yang diantaranya dengan melakukan gerakan 3M Plus tadi, sebagai upaya mencegah perkembang biakan nyamuk,” ujar Petronela.

Sejalan dengan hal tersebut, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) pun tengah gencar sosialisasikan Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik.

Yakni menunjuk salah satu anggota keluarga atau anggota rumah untuk menjadi Jumantik yang secara konsisten dapat memeriksa kebersihan terutama dalam tampungan air dan sampah atau barang-barang yang tidak digunakan.

Selain imbauan ini, Dirinya pun meminta kepada seluruh warga agar segera dapat memeriksakan dirinya di Fasilitas Kesehatan (Faskes) terdekat dan bila gejalanya semakin serius dapat dirujuk ke Rumah Sakit Daerah setempat. (Adv)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar