DPRD Kota Balikpapan

Dinas Terkait Tidak Hadir Pada RDP, Komisi III Jadwalkan Ulang  

lihat foto
Ketua Komisi III DPRD Balikpapan Alwi Al Qadri. Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.
Ketua Komisi III DPRD Balikpapan Alwi Al Qadri. Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Adanya laporan Formak Kota Balikpapan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Balikpapan, mengenai pembahasan progres pekerjaan pengendalian banjir Daerah Aliran Sungai (DAS) Ampal.

Untuk itu, DPRD Balikpapan melalui Komisi III memanggil Dinas Pekerjaan Umum Balikpapan, kontraktor dan bagian lelang untuk melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP), pada hari Rabu (28/9/2022).

Namun sangat disayangkan, RDP hanya dihadiri pihak Formak saja, sehingga Komisi III menunda RDP dengan melakukan pemanggilan ulang pada Senin (3/10/2022).

Apabila semua pihak dapat hadir, maka dapat menjelaskan lebih detail proses pengerjaan multiyears penanganan banjir di Kota Balikpapan yang disiapkan Pemerintah Kota Balikpapan dengan anggaran sebesar Rp 136 miliar.

“Ini sangat penting, karena beberapa bulan curah hujan tinggi dan membuat Balikpapan selalu banjir,” jelas Ketua Komisi III DPRD Balikpapan Alwi Al Qadri.

Dengan anggaran sebesar ini, warga Balikpapan berharap banjir ini betul-betul dapat ditanggulangi minimal berkurang 50-70 persen.


Apalagi pengerjaan sudah dimulai pada bulan September ini, sehingga perlu diketahui penjelasan pengerjaan sudah sampai tahap mana.

“Sebenarnya tidak ada masalah, kami hanya ingin ini dipersiapkan matang-matang, baik pekerja, alat dan lainnya. Kami tidak mau ini gagal sehingga tidak berdampak ke masyarakat,” ungkapnya.

Alwi berharap semua pihak hadir pada RDP berikutnya, karena tujuannya untuk mengetahui seberapa jauh progres yang sudah berjalan, mengingat Komisi III bertugas sebagai pengawasan.

“Kami harus tahu progresnya sejauh mana, jangan sampai anggaran sebesar Rp 130 miliar ini hanya terbuang sia-sia, karena tidak mengurangi dampaknya banjir," serunya.

Kehadiran Dinas PU saat RDP ini sangat penting, karena pihaknya tidak ingin menyampaikan setengah-setengah tetapi dapat menyampaikan semua, mulai dari proses lelang sampai pengerjaannya hingga saat ini.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar