BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Bukan pertama kali permintaan warga RT 25 Kelurahan Karang Joang kepada Pemerintah, untuk memperbaiki jembatan yang menjadi penghubung antara KM 14 dan 15 Kelurahan Karang Joang Kecamatan Balikpapan Utara.
"Sudah berkali-kali kami mengajukan ke Pemerintah tapi tidak ada solusi dan tidak ada tindak lanjutnya. Bahkan, kami pernah mengadakan reses dan lewat Musrenbang menjadi skala prioritas tapi nyatanya tidak ada," jelas Ketua RT 25 Kelurahan Karang Joang Sugiono kepada tim BorneoFlash.com, Minggu (19/6/2022).
Giono sapaan karibnya meminta Pemerintah ada kepedulian terhadap lingkungan di KM 14 dan 15, karena ini merupakan jalan prioritas kampung bukan jalan ke kebun.
Pasalnya, yang melintasi jembatan Jalan Giri Mukti terdapat 10 RT bukan orang KM 14 dan 15 saja melainkan warga Balikpapan lainnya termasuk pengunjung yang berwisata disini.
"Mohon kepedulian Pemerintah itu ada di lingkungan kami," ujarnya.
Jembatan dengan panjang 100 meter ini dibangun dari hasil swadaya masyarakat Km 14 dan 15.
"Tidak ada bantuan dari pemerintah, tidak ada tanggapan dari pemerintah padahal jembatan ini sudah tujuh tahun tidak tersentuh Pemerintah," ungkapnya.
Meskipun pernah ada sedikit bantuan CSR perusahaan dari itu hanya untuk diperbaiki dengan tambal sulam.
"Kalau pemerintah sampai saat ini tidak ada, hanya meninjau, memfoto dan tidak ada kelanjutannya," ungkapnya.
Sebenarnya jembatan ini sangat mengkhawatirkan apabila dilintasi baik pengendara roda dua maupun pejalan kaki.
Pihaknya menginginkan jembatan ini bisa diperbaiki semi permanen tapi kalau bisa dibuat permanen justru lebih bagus. Sehingga orang yang melintas tidak takut.
"Jembatan ini dibilang layak ya tidak layak, dibilang tidak layak tapi nyatanya dipakai terus oleh masyarakat," terangnya.
Berdasarkan pantauan BorneoFlash.com melihat jembatan ini memang mengkhawatirkan bagi yang melintas, apalagi jika berbarengan dengan pengendara yang melintas.
Tampak terlihat tulisan sumbangan sukarela untuk perawatan jembatan dan di bawah tulisan tersebut terdapat kontak berwarna biru, untuk tempat sumbangan tersebut.
(BorneoFlash.com/Niken)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar