BorneoFlash.com, TANA PASER - Hingga kini, Polres Paser masih terus mendalami pengungkapan dalang dibalik peristiwa terbunuhnya seorang wanita berinisial M (37) di Gunung Rambutan, Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser.
Hal itu dikarenakan, pihak kepolisian masih minim saksi petunjuk maupun petunjuk lainnya di lokasi kejadian guna kepentingan proses penyelidikan.
Kasat Reskrim Polres Paser, AKP Supriyadi menyampaikan, sampai sekarang pihaknya belum mendapatkan saksi yang jelas pada proses penyelidikan yang dilakukan.
"Masih kita dalami petunjuknya, kendalanya kita karena minimnya saksi. Karena memang pada saat kejadian itu sampai sekarang belum mendapatkan saksi yang jelas," kata Supriyadi saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kamis (24/3/2022).
Jika pihak kepolisian menerima informasi sekecil apapun yang menyangkut peristiwa tersebut, maka tentunya hal itu bakal dijadikan petunjuk guna proses penyelidikan.
Apalagi, kata Kasat Reskrim Polres Paser, Tempat Kejadian Perkara (TKP) jauh dari pemukiman lainnya.
"Korban ini tinggal seorang diri, apalagi di TKP ini kan jauh dari tetangga lainnya. Disisi lain, kejadiannya juga diperkirakan jam 2 pagi," tambahnya.
Dijelaskan, sebelum korban meninggal dunia, didapati adanya tanda-tanda habis melakukan hubungan badan.
Hal itu dibuktikan, saat dilakukan pemeriksaan di lokasi kejadian ditemukan adanya tisu bekas lap yang ada bercak sperma di dalamnya.
"Kemudian, faktanya juga korban saat ditemukan dalam keadaan pakaian bawahnya terbuka," urai Supriyadi.
Pihak kepolisian juga telah memakamkan korban pada 14 Maret 2022, usai mendapat persetujuan dari pihak keluarga M (37) di Probolinggo.
"Kita membutuhkan waktu selama dua hari untuk mengurus pemakaman korban, karena memang tidak ada keluarga yang tinggal di sini. Setelah kita komunikasikan dan ada pernyataan dari pihak keluarga, korban akhirnya dimakamkan disini (Paser)," tutup Kasat Reskrim Polres Paser.
Diketahui, M (37) ditemukan tewas oleh salah satu saksi pada 12 Maret 2022, sekira pukul 08:00 Wita di rumah sewaan korban.
Hasil identifikasi Tim Inafis Polres Paser, di tubuh korban ditemukan beberapa bekas luka, akibat hantaman benda tajam, diantaranya terdapat luka sayatan pada bagian wajah, 5 luka tusukan di bagian punggung, 1 luka tusukan di bagian dada sebelah kiri dan 1 luka tusuk di bagian lengan korban.
(BorneoFlash.com/SAN)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar