BorneoFlash.com, SENDAWAR - Usai didapatinya salah seorang siswa yang terpapar Covid-19 di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Sendawar, Kutai Barat pada Rabu (16/2/2022) pekan lalu.
Pemeriksaan swab antigen pun dilanjutkan oleh tim Puskesmas Barong Tongkok terhadap beberapa teman sekelas dan juga tenaga pengajar di sekolah tersebut pada Selasa (22/2/2022) pagi.
Kepala SMP Negeri 1 Sendawar, Giarno mengatakan dari hasil pemeriksaan kedua ini, petugas mendapati dua siswa lagi yang positif terpapar Covid-19.
"Ada dua kelas yang dilakukan pemeriksaan swab antigen berdasarkan tracking dari pihak Puskesmas. Yakni kelas VII G yang jumlahnya 24 orang dan Kelas IX B yang jumlahnya 29 orang ditambah tenaga pengajar 6 orang. Hasilnya, ada dua orang yang positif Covid-19," katanya.
Dua orang siswa yang positif Covid-19 ini berasal dari kelas IX B yang dilanjutkan dengan penggalian informasi oleh tim dari Puskesmas.
Dimana keduanya tidak mengalami gejala seperti demam atau batuk, hanya saja anggota keluarga dari salah satu siswa tersebut memang sedang sakit.
"Jadi pihak puskesmas kemungkinan langsung melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap anggota keluarga dari siswa yang terpapar ini. Sedangkan untuk kelas VII G dan tenaga pengajar, hasil pemeriksaannya negatif," tambahnya.
Sementara itu, dengan adanya siswa yang terpapar Covid-19 ini maka pihak sekolah pun melakukan perpanjangan kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).
Dimana sebelumnya pihak sekolah berencana kembali menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM), jika dalam pemeriksaan lanjutan ini tidak lagi ditemukan kasus terkonfirmasi positif.
Setelah diberlakukannya PJJ sejak adanya siswa yang positif Covid-19 pekan lalu.
"Untuk itu, PJJ kembali kita perpanjang hingga awal bulan Maret mendatang atau sampai kasus ini melandai hingga berada di zona kuning. Karena saat ini Kecamatan Barong Tongkok masuk dalam zona merah penyebaran virus,"ucapnya.
(BorneoFlash.com/Lis)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar