Pemkot Balikpapan

Antisipasi Lonjakan Kasus, Pemkot Balikpapan Panggil Perusahaan Yang Miliki Kasus Covid-19

lihat foto
Infografis Covid-19 Kota Balikpapan Update 14 Februari 2022. Foto: HO/Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan.
Infografis Covid-19 Kota Balikpapan Update 14 Februari 2022. Foto: HO/Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan.

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Kasus Covid-19 di kota Balikpapan melonjak, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melakukan pertemuan dengan perusahaan yang berada di Kota Balikpapan di Ruang Rapat DI Kantor Wali Kota Balikpapan, Selasa (15/2/2022).

Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas'ud saat memimpin pertemuan tersebut mengatakan, untuk mengantisipasi melonjaknya kasus Covid-19 di Kota Balikpapan pada gelombang berikutnya.

Pemkot mengundang pihak perusahaan yang sudah memiliki angka kasus Covid-19. "Kami sengaja mengundang untuk mengantisipasi gelombang berikutnya," jelasnya.

Ketua Satgas Covid-19 Kota Balikpapan mengatakan, perusahaan harus disiplin sekali untuk menyampaikan kepada para pekerja supaya tidak melakukan perjalanan ke luar daerah apabila tidak penting.

"Kalaupun memang ada tugas penting untuk keluar daerah, mereka datang ke Balikpapan. Kita minta diisolasi minimal tiga hari dengan melampirkan bukti pemeriksaan PCR. Ini akan menjadi catatan untuk kita semua," terangnya.

Lanjut Rahmad menuturkan bahwa ini bagian dari pencegahan, karena kasus yang timbul dari awal sampai bulan ini kebanyakan kluster dari perusahaan yang masuk dan keluar kota.

"Tolong kami dibantu. Ini menjadi perhatian serius karena ini akan dimonitor dari pemerintah pusat," serunya.

Melalui pertemuan ini, Pemkot Balikpapan akan melaporkan kalau sudah memanggil dan berkomunikasi pihak perusahaan untuk mengambil langkah-langkah pencegahan agar kasus Covid-19 dapat diturunkan. "Itu beberapa poin," ucapnya.

Ia berharap perusahaan dapat menyediakan tempat isolasi terpadu bagi pekerja yang terkonfirmasi positif Covid-19, sehingga tidak harus pemerintah yang menyediakan.

Apabila ada pekerja yang terkonfirmasi Covid-19 dengan tidak bergejala, lebih baik melakukan isolasi mandiri di rumah.

Wali Kota Balikpapan H. Rahmad Mas
Wali Kota Balikpapan H. Rahmad Mas'ud Foto : BorneoFlash.com/Niken.

"Kita memastikan semua pekerja perusahaan sudah divaksin minimal dua dosis. Ini anjuran dari Bapak menteri. Amanah ini sudah saya sampaikan, kalau ada perusahaan yang ngeyel nanti saya laporkan Bapak Menteri," serunya.

Pemkot Balikpapan akan melakukan pengawasan terhadap perusahaan, terkait pencegahan penularan kasus Covid-19 melalui Dinas Ketenagakerjaan, Dinas Kesehatan dan Satpol PP.


Selain itu juga, Walikota mengajak perusahaan untuk peduli terhadap lingkungannya melalui CSR. Pasalnya, ditengah Pandemi Covid-19 adanya pembatasan kegiatan aktivitas masyarakat.

"Tolong Pemerintah Kota dibantu untuk meringankan saudara kita," terangnya.

Sesuai dengan anjuran Presiden Joko Widodo melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bahwa menekan angka kasus Covid-19 dengan kedisiplinan dalam menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes).

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan dr Andi Sri Juliarty menuturkan ketua satgas ingin melakukan pertemuan langsung dengan kluster pekerja perusahaan yang banyak terkonfirmasi kasus Covid-19. "Besok dengan pelaku usaha seperti event organizer, catering," imbuhnya.

Saat ini, pertemuan dilakukan dengan 30 perusahaan di antaranya perusahaan migas dan tambang, mall, perhotelan, transportasi online, jasa kafe restoran. "Mereka bersedia mengikuti," urainya.

Kepala DKK Balikpapan dr Andi Sri Juliarty. Foto : BorneoFlash.com/Niken.
Kepala DKK Balikpapan dr Andi Sri Juliarty. Foto : BorneoFlash.com/Niken.

Dio sapaan karibnya mengatakan, ada dugaan kasus ini virus omicron karena lebih banyak dengan gejala ringan berat, sehingga isolasi mandiri atau isolasi terpadu harus diperbaiki.

"Jangan panik, buru-buru masuk rumah sakit karena yang boleh masuk rumah sakit dengan kriteria yang sedang dan berat. Gejala ringan atau tanpa gejala siapkan isoter, walaupun sudah punya kerjasama dengan rumah sakit," pungkasnya.

(BorneoFlash.com/Niken)
Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar