BorneoFlash.com, SENDAWAR - Lebih cepat daripada yang ditargetkan semula oleh BPJS Kesehatan Kutai Barat (Kubar), kini Rumah Sakit (RS) swasta Santa Familia sudah mulai bisa melayani pasien yang menjadi peserta BPJS Kesehatan.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala BPJS Kubar, Herman Prayudi saat dihubungi usai acara seremonial pengaktifan layanan BPJS Kesehatan di RS Santa Familia, Senin (17/1/2022).
"Dari tenggat waktu atau target pengoperasian layanan semula di tanggal 20 bulan ini. Ternyata sedikit lebih cepat, mulai hari ini sudah bisa melayani," kata Herman Prayudi.
Dijelaskan Herman sebelumnya, bahwa kerjasama dengan RS Swasta ini memang sudah dilakukan sejak bulan Desember 2021 tahun 2021 kemarin. Dan kesiapan pelayanan sudah sekitar 90 persen, hanya tinggal pembelajaran terkait sistem pelayanan saja.
"Karena sekarang sudah bisa melayani peserta BPJS Kesehatan, maka semoga hal ini bisa membantu dan menjadi opsi bagi masyarakat. Agar bisa mengakses layanan kesehatan secara paripurna di Bumi Tanaa Purai Ngeriman," harapnya.
Ditambahkan oleh Direktur RS Santa Familia, dr. Winardi yang dihubungi melalui telepon seluler bahwa dengan sudah bisanya pihak RS ini melayani peserta BPJS.
Diharapkan bisa menjadi opsi yang membantu masyarakat untuk mengakses layanan kesehatan. Namun, bukan berarti hal ini menjadi persaingan dengan RS Harapan Insan Sendawar (HIS) yang memang sudah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
"Intinya adalah kita saling membantu untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, tidak ada persaingan. Sebab, dengan RS HIS kita juga mempunyai hubungan yang cukup erat dan saling bergandengan," jelasnya.
Untuk diketahui, RS Santa Familia ini memang sudah bisa melayani peserta BPJS Kesehatan sebagai rujukan dari fasilitas tingkat 1. Yakni dari klinik ataupun puskesmas, serta pasien yang datang karena kondisi emergency.
Dan sebagai RS Swasta, pihaknya pun tidak akan membeda-bedakan pasien yang memiliki jaminan kesehatan atau tidak untuk bisa mendapatkan pelayanan kesehatan.
"Yang kita utamakan adalah pelayanan kesehatannya, baik yang menjadi peserta BPJS atau pun tidak. Pihak RS tidak membeda-bedakan, semua pasien kita berikan pelayanan kesehatan yang sama," tandasnya.
(BorneoFlash.com/Lis)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar