BorneoFlash.com, SENDAWAR - Hujan yang terus-menerus mengguyur membuat jalan Trans Kaltim dari Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menuju Kabupaten Kutai Barat (Kubar) semakin rusak parah.
Jalan tersebut kini semakin banyak berlubang dan tergenang air sehingga membuat beberapa kendaraan sempat terbalik.
Seperti yang terjadi pada Selasa (28/12/2021) lalu, sebuah mobil truk yang melewati jalan ini terbalik dan melintang di pinggir jalan antara perbatasan Kukar dan Kubar sekitar pukul 18.00.
Terbaliknya truk ini karena menghindari lubang besar dan dalam yang berada di tengah jalan.
"Lubangnya terlalu dalam, jadi ambil di sisi luar. Ternyata juga sama, sehingga mobil langsung terbalik," kata Sulaiman pengemudi mobil yang masih menunggu evakuasi saat ditemui pada Rabu (29/12/2021) sore kemarin.
Tidak hanya di dalam wilayah Kabupaten Kubar, jalan rusak juga menyebabkan antrean panjang kendaraan roda empat (4) di wilayah Kabupaten Kukar, tepatnya di Desa Perian Kecamatan Muara Muntai.
Ratusan kendaraan pun terpaksa bergantian untuk melewati jalan karena ada sebuah truk yang tersangkut di tengah jalan.
"Ada truk yang tersangkut (amblas) di tengah jalan. Jadi terpaksa harus bergantian untuk lewat jalan tersebut," kata Yeni salah satu pengendara yang ada di lokasi.
Kerusakan parah jalan Trans Kaltim ini ada di dua titik yang cukup berdekatan di Desa Perian Kabupaten Kukar. Jalan yang hanya ditutup tanah berbatu ini tidak dapat menahan beban kendaraan yang melintas.
Ditambah dengan hujan yang hampir setiap hari, membuat jalan yang semula aspal dan berlubang kini berubah menjadi genangan lumpur. Sehingga sangat menyulitkan kendaraan yang melintasi daerah tersebut.
"Sudah hampir seminggu, jalan semakin sulit dilewati karena penuh lumpur akibat tanah untuk menutup lubang terus diguyur hujan," tambah Deni warga sekitar.
Tanah berbatu yang dipakai untuk menutup lubang besar di sepanjang jalan ini dilakukan untuk memudahkan kendaraan yang lewat agar tidak terbalik.
Namun pada kenyataannya, jalan tersebut kini penuh lumpur dan semakin licin. Sehingga tidak sedikit kendaraan roda dua yang hampir terjatuh.
"Tolong pemerintah bisa peka terhadap kondisi jalan ini, apalagi ini jalan lintas kabupaten. Jangan biarkan kami terus merasakan jalan yang jelek sementara di perkotaan sana jalan selalu mulus dan cepat diperbaiki jika ada kerusakan," tambah Udin seorang pengendara motor yang melintas untuk menuju Kabupaten Kubar.
Hingga Kamis (30/12/2021), masih terlihat antrean panjang kendaraan yang ada di lokasi jalan rusak parah tersebut. Meskipun sudah ada dibantu anggota TNI dalam mengatur lalu lintas.
Namun diharapkan pemerintah bisa cepat turun tangan agar bisa segera memperbaiki sementara akses jalan tersebut.
"Khususnya pemerintah Provinsi dan Pusat, sebab ini kan statusnya jalan nasional, jalan lintas kabupaten dan provinsi. Jangan tunggu sampai timbul korban kecelakaan baru mau memikirkan cara memperbaikinya," ucap kesal Anto warga lainnya.
(BorneoFlash.com/Lis)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar