Pemkot Balikpapan

Pemkot Balikpapan Gelar Jumpa Pers Akhir Tahun 2021

lihat foto
Pemerintah Kota Balikpapan menggelar acara jumpa pers akhir tahun 2021 di aula kantor Wali Kota, Senin (27/12/2021). Foto : BorneoFlash.com/Eko.
Pemerintah Kota Balikpapan menggelar acara jumpa pers akhir tahun 2021 di aula kantor Wali Kota, Senin (27/12/2021). Foto : BorneoFlash.com/Eko.

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menggelar jumpa pers akhir tahun 2021 di aula kantor Wali Kota, Senin (27/12/2021).

Kegiatan Jumpa Pers yang berlangsung nampak dihadiri seluruh jajaran pemerintahan kota mulai dari Wali Kota Balikpapan, Sekretaris daerah kota Balikpapan, Seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat dan Lurah se-kota Balikpapan dan puluhan wartawan.

Dalam kegiatan jumpa pers ini, Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud menjelaskan paparan akhir tahun 2021.

Adapun paparan tersebut diantaranya, kondisi umum daerah tahun 2021 terkait kondisi APBD, program penanganan banjir sesuai dengan realisasi kegiatan prioritas tahun 2021, persiapan dukungan ibu kota negara serta peluang dan tantangan tahun 2022.

Rahmad Mas'ud Mengatakan, salah satu program yang akan dilakukan pemerintah Kota Balikpapan di tahun 2022 mendatang yakni terkait penanganan banjir di Kota Balikpapan.

“Salah satu yang akan dikerjakan untuk penanganan banjir di akses jalan MT Haryono yang akan mulai dilaksanakan tahun depan,” ujarnya.

Selain itu, tahun depan Pemkot Balikpapan akan membuat kebijakan dan mengkomunikasikan dengan perusahaan-perusahaan yang ada di Balikpapan agar membuat MoU agar pekerja di Balikpapan menggunakan tenaga kerja asal Balikpapan minimal 60 persen dari jumlah tenaga kerja.

“Ini yang coba kami komunikasikan dengan perusahaan, agar MoU itu bisa direalisasikan,” tambahnya.


Begitupun dengan sumber daya manusia (SDM) di Pemkot Balikpapan masih terbatas, sehingga saat ini masih optimal untuk menempatkan orang-orang yang tepat sesuai di OPD nya.

“Kalau perlu SDM ke depan juga diparipurnakan, sehingga bisa ditempatkan di OPD yang tepat,” jelasnya.

Dia juga menyampaikan, jumlah penduduk hingga akhir 2021 ini mencapai 704.110 jiwa. Bertambah 7.031 orang atau 1,01 persen dari data kependudukan tahun 2020 lalu yakni 697.079. “Penduduk kita bertambah 1,01 persen,” katanya.

Penambahan jumlah penduduk ini, seiring dengan telah ditetapkannya Kalimantan Timur (Kaltim) sebagai bagian dari ibu kota negara (IKN) yang baru. Banyak pendatang yang memilih untuk menetap.

“Penambahan penduduk ini salah satunya karena IKN. Di mana Balikpapan yang menjadi salah satu daerah penyangga. Jadi banyak orang yang datang dan memilih untuk menetap di sini,” ungkapnya.

Tak hanya itu dia juga terangkan, dari total penduduk hingga akhir tahun ini mayoritas berjenis kelamin laki-laki, yakni 51 persen atau sebanyak 359.860 jiwa. Sementara untuk perempuan sebanyak 344.250 jiwa atau 49 persen.

“Kemudian untuk usia produktif kita ada 88 persen atau 617.966 jiwa, lansia ada empat persen atau 27.562 jiwa, dan balita delapan persen atau sebanyak 58.582 jiwa,” pungkasnya.

(BorneoFlash.com/Eko)
Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar