BorneoFlash.com, SENDAWAR - Salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Muhammad Udin menyambangi Kampung Tanjung Jone, Kecamatan Jempang, Kabupaten Kutai Barat (Kubar) pada Sabtu (28/8/2021).
Kedatangannya pun disambut hangat oleh warga setempat yang mana kampung tersebut diketahui adalah tempat kelahirannya.
Kedatangan Udin sapaan akrabnya, sekaligus mensosialisasikan peraturan daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua Atas Perda Provinsi Kaltim Nomor 1 Tahun 2011 Tentang Pajak Daerah. Dimana warga yang mengikuti sosialisasi ini merasa sangat terbantu untuk lebih mengenal terkait masalah pajak ini.
"Sekalian memberikan sosialisasi pajak daerah yang meliputi pajak kendaraan bermotor, biaya balik nama kendaraan bermotor, pajak bahan bakar kendaraan bermotor, pajak air permukaan dan pajak rokok di BPU Tanjung Jone," kata anggota Komisi I DPRD Kaltim ini.
"Kami juga butuh yang seperti ini, agar bisa sedikit lebih paham terkait informasi seputar pajak daerah. Apalagi bisa bertemu langsung dengan putra daerah kelahiran kampung ini yang sukses menjadi anggota DPRD Kaltim," ungkap Markus salah seorang warga Tanjung Jone.
Antusiasme warga penduduk pesisir Danau Jempang untuk datang memang terlihat sangat tinggi. Dimana warga pun berbondong-bondong untuk datang. Namun tetap mengedepankan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin.
(BorneoFlash.com/Lilis)
Sementara itu, warga yang antusias datang menyambut untuk bertemu langsung dengan anggota DPRD Kaltim kelahiran Kampung Tanjung Jone ini.
Juga ingin mendengarkan materi yang disampaikan terkait dengan perpajakan. Sebab, masih banyak warga yang belum paham dengan jelas akan hal tersebut.
"Kami juga butuh yang seperti ini, agar bisa sedikit lebih paham terkait informasi seputar pajak daerah. Apalagi bisa bertemu langsung dengan putra daerah kelahiran kampung ini yang sukses menjadi anggota DPRD Kaltim," ungkap Markus salah seorang warga Tanjung Jone.
Antusiasme warga penduduk pesisir Danau Jempang untuk datang memang terlihat sangat tinggi. Dimana warga pun berbondong-bondong untuk datang. Namun tetap mengedepankan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin.
(BorneoFlash.com/Lilis)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar