BorneoFlash.com, SENDAWAR - Sebanyak 190 Kampung/Desa yang tersebar di 16 Kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur,
66 Kampung/Desa diantaranya diakui sama sekali belum teraliri jaringan listrik Perseroan Terbatas Perusahaan Milik Negara (PT. PLN).
Hal itu juga diakui Wakil Bupati Kutai Barat, H. Edyanto Arkan. Bahkan dia menjelaskan data PT PLN mencatat masih ada kurang lebih 250 Desa /Kampung di wilayah Kalimantan Timur yang belum teraliri listrik.
Dari 250 Desa yang belum berlistrik tersebut, 66 Kampung/Desa di antara tersebar di wilayah Kabupaten Kutai Barat.
" Ada Kampung di Kubar yang belum berlistrik jaraknya lebih dari 40 KM dari jaringan yang ada, hal ini tentu memerlukan waktu agar bisa tersambung namun kita harapkan program tidak terhenti dalam satu tahun,” kata Wabup," Minggu (22/8/2021).
Dia menuturkan ada beberapa kendala yang dihadapi PLN saat melakukan upaya perluasan jaringan, salah satunya adalah kendala akses jangkauan wilayah yang cukup sulit.
Untuk diketahui, luas wilayah Kabupaten Kutai Barat sekitar 20.381,59 Km2, terdiri dari 16 Kecamatan, 190 Kampung dan 4 Kelurahan.
Meski demikian kata Edyanto Arkan, Pemkab Kubar bersama PLN sudah menargetkan perluasan jaringan listrik PLN untuk menerangi dan dirasakan seluruh masyarakat khususnya di Kutai Barat.
" Kita mengetahui jarak cukup jauh, namun pemkab Kubar berupaya bersama PLN agar memiliki target perluasan jaringan di Kubar minimal 10-20 kampung setahun," ujarnya.
Lebih lanjut Wabup menegaskan, tahun ini Pemkab Kubar akan terus berupaya untuk memaksimalkan penyalaan listrik dan penyambungan jaringan baru di Kampung-Kampung yang sama sekali belum teraliri listrik.
Edyanto Arkan juga mengaku meyakini jika PT PLN cukup serius memperhatikan daerah/kampung-kampung di Kubar yang belum teraliri listrik.
" Apa lagi di tahun 2021 akan dibangun Tower yang akan mengaliri listrik dari kecamatan Melak ke kecamatan Mook Manaar Bulatn," ungkapnya.
Tak hanya itu, demi terwujudnya realisasi perluasan jaringan listrik PLN itu, Pemkab Kubar mengaku siap memfasilitasi PLN dalam hal pembebasan lahan maupun pengadaan tiang listrik.
" Pemkab Kubar memberikan dukungan sepenuhnya kepada PT PLN, dalam hal ini memfasilitasi agar bisa memberikan kemudahan bagi PLN supaya bisa diterima oleh masyarakat di daerah yang akan dilakukan perluasan jaringan, karena listrik merupakan kebutuhan," lanjutnya.
Selanjutnya hal-hal yang bisa pemerintah berikan seperti pembebasan lahan untuk fasilitas PLN seperti lokasi pembangunan tower itu merupakan dukungan pemkab Kubar kepada PLN.
Pemkab Kubar juga dalam hal ini memberikan dukungan tiang listrik untuk daerah-daerah tertentu yang belum dianggarkan oleh PLN dan pemkab Kubar menganggarkannya," pungkasnya.
(BorneoFlash.com/Lilis)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar