BorneoFlash.com, JAKARTA - Walikota Balikpapan Rizal Effendi bersama beberapa pengurus Apeksi menghadiri panggilan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di istana Negara pada Kamis kemarin (11/2/2021).
Panggilan Presiden Jokowi itu dalam rangka agenda peresmian pembukaan Musyawarah Nasional VI Asosiasi Pemerintah Kota seluruh Indonesia atau Munas apeksi tahun 2021.
Dalam kesempatan tersebut, Rizal Effendi menyampaikan perkembangan covid - 19 di kota Balikpapan yang mana pada saat ini Pemerintah Kota Balikpapan sedang menerapkan PPKM tahap kedua dan Kaltim steril sesuai dengan instruksi Gubernur Kalimantan Timur Nomor 1 Tahun 2021.
Menanggapi penyampaian Walikota Balikpapan Rizal Effendi presiden republik Indonesia Joko Widodo mengarahkan agar pemerintah kota Balikpapan segera menerapkan PP KM skala mikro seperti yang sudah dijalankan di Jawa dan Bali.
" Balikpapan juga saya minta agar menerapkan PPKM berskala mikro seperti yang sudah diterapkan di Jawa dan Bali," ujar presiden Jokowi Kamis kemarin.
Sementara itu, kepada Presiden Jokowi, Walikota Balikpapan memaparkan bahwa saat ini Perkembangan covid 19 di kota Balikpapan didominasi oleh Cluster keluarga yang asal mulanya dari Cluster perusahaan dan perkantoran yang mana penyumbang kasus terkonfirmasi positif terbanyak dari perusahaan minyak dan gas (Migas).
Dalam penyampaiannya , Walikota Balikpapan Rizal Effendi beserta tim Satgas penanganan covid -19 kota Balikpapan telah berkoordinasi dengan komisaris Utama PT Pertamina yaitu Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa Ahok dan General Manager PT Pertamina Kota Balikpapan bahwasanya saat ini pihak Pertamina sudah mengakomodasi penambahan ruangan ICU dan ruang isolasi beserta penambahan 10 unit ventilator di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan.
Selain itu, Rizal Effendi juga menyampaikan bahwa dirinya juga telah menerima pesan singkat dari Basuki Tjahaja Purnama yang isinya berharap bantuan yang diberikan dapat membantu menyelamatkan banyak orang khususnya pasien covid 19.
Hal ini membuat Rizal Effendi turut memberikan apresiasi kepada komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atas kesigapan nya dalam memberikan bantuan.
Sementara itu, penambahan ruang ICU isolasi dan ventilator dikonfirmasi oleh direktur Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB) dr. M. N Khairudin ini ke-10 ventilator sudah tersedia.
" Sesuai dengan permintaan gugus tugas covid-19 oleh Rizal Effendi selaku Walikota Balikpapan untuk menambah kapasitas ruang ICU bagi pasien covid-19, maka 10 unit ventilator serta dua unit high flow nasal cannula (HFNC) serta alat-alat tambahan seperti pasien monitor, infus pump dan syringe pump telah didatangkan dari PT Pertamina Bina Medika atau Pertamedika sesuai arahan dari Basuki Tjahaja Purnama dengan adanya penambahan 10 ventilator maka saat ini terdapat sebanyak 19 ruang ICU di RSPB yang akan dioperasikan secepatnya," ujarnya.
Selain itu, demi meningkatkan recovery rate atau tingkat kesembuhan pasien covid 19 di kota Balikpapan, pemerintah kota Balikpapan bekerjasama dengan PT Pertamina dan PMI Kota Balikpapan agar penyintas covid 19 dari PT Pertamina dapat mendonorkan plasma konvalesennya kepada pasien covid-19 yang membutuhkan.(*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar