Trauma Pernah Terkonfirmasi Positif Corona, Kejari Balikpapan Bakal Giring Pasukannya Untuk Bagikan Ribuan Face Shield di Pasar Tradisional

lihat foto
Trauma Pernah Terkonfirmasi Positif Corona, Kejari Balikpapan Bakal Giring Pasukannya Untuk Bagikan Ribuan Face Shield di Pasar Tradisional
BorneoFlash.com, Balikpapan - Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Balikpapan Josia Koni mengaku sangat trauma lantaran dirinya pernah divonis terkonfirmasi positif terpapar virus Corona atau Covid-19 belum lama ini. Beruntung saat terkonfirmasi positif covid - 19 dirinya berhasil melawan penyakit mematikan itu setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB) selama lima hari berturut-turut. Saat ditemui Kotakubalikpapan.com Josia Koni menceritakan bagaimana kronologi dirinya bisa dinyatakan positif Covid-19. Dimana saat itu ia hendak pergi kembali ke Jakarta untuk bertemu keluarganya. Namun syarat penerbangan harus melakukan pemeriksaan Swab. Rupanya dalam pemeriksaan swab tersebut didapati hasilnya terkonfirmasi positif. " Ini benar-benar membuat saya kaget ternyata saya positif Corona, jadi nggak apa-apa daripada saya menularkan ke anak istri, lebih baik saya diisolasi. Saya langsung diisolasi di RSPB saat itu. Saat itu saya dalam rangka kunjungan ke Jakarta untuk bertemu keluarga," katanya, Kamis (16/7/2020).
Josia sendiri mengaku bahwa dirinya sama sekali tidak memiliki gejala yang berat. Ia bahkan tidak mengetahui darimana dirinya terpapar. Namun ia menduga virus corona yang menjangkitinya itu terpapar melalui pasar. Sebab Josia mengaku sangat sering mengunjungi pasar untuk membeli makanan kepada staff-staff nya. "Nah nggak tahu darimana. Tapi saya duganya di pasar. Sebab saya kan orangnya hampir setiap hari itu jalan-jalan ke pasar beli makanan atau kue. Saya suka betul lihat suasana pasar," ujarnya. Pasca dinyatakan positif, dirinya langsung meminta jajarannya untuk melakukan screening dan menutup sementara kegiatan di Kantor. Alhasil ada dua pekerjanya yang terkonfirmasi, yakni seorang keamanan dan office boy. "Ya, waktu itu sempat satu hari tutup dan dilakukan penyemprotan disinfektan," ucapnya. Alhasil dirinya pun dinyatakan sembuh. Ia pun langsung mengagendakan pembagian ribuan face shield dan masker di empat pasar tradisional yang tersebar di kota Balikpapan. Hal ini dikarenakan kepeduliannya terhadap aktivitas pasar yang rawan penularan Covid-19. "Rencana di Pasar Pandansari, Klandasan, Sepinggan dan Teritip. Sebab disana kan banyak aktivitasnya, rawan sekali penularan. Face shield sudah kami siapkan sekitar 1000 an dan masker sekitar 2000 an," pungkasnya. Pembagian tersebut rencananya dilakukan pada hari Kamis (17/7/2020). Ia berharap masyarakat khususnya pedagang bisa menerapkan protokol kesehatan. Terutama menggunakan masker dan hand sanitizer. " Nanti kita turun ke lapangan untuk bagi-bagu masker di pasar diharapkan diterapkan betul protokol kesehatannya," Tegasnya. (*)
Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar