Ia menambahkan, apabila usulan penggantian kabel telah diajukan oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), DPRD siap memberikan perhatian khusus agar proses pembahasannya dapat berjalan lebih cepat.
Menurut Helmi, keberadaan LPJU di Jembatan Achmad Amins sangat penting karena berkaitan langsung dengan keselamatan pengguna jalan, khususnya pada malam hari.
“Kami berharap penggantian kabel bisa menjadi prioritas karena menyangkut keamanan dan kenyamanan masyarakat yang melintas setiap hari,” katanya.
Pernyataan tersebut sejalan dengan penjelasan Wali Kota Samarinda Andi Harun yang sebelumnya menegaskan padamnya lampu di Jembatan Achmad Amins bukan disebabkan tunggakan pembayaran listrik.
Andi Harun menyebut penerangan jalan padam akibat pencurian kabel instalasi yang terjadi beberapa waktu lalu. Aparat kepolisian bahkan telah berhasil mengungkap kasus tersebut dan menangkap para pelakunya.
Namun demikian, kabel yang telah hilang tidak dapat langsung dipasang kembali karena pengadaannya harus mengikuti prosedur penganggaran daerah. Oleh sebab itu, DPRD memastikan siap mendukung langkah percepatan apabila usulan tersebut masuk dalam agenda pembahasan APBD.
Dengan adanya dukungan legislatif dan pemerintah daerah, diharapkan sistem penerangan di Jembatan Achmad Amins dapat segera pulih sehingga masyarakat dapat melintas dengan lebih aman dan nyaman, terutama pada malam hari. (*/Advdprdsamarinda)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar