Nanang menambahkan, kewirausahaan tidak hanya berkaitan dengan keuntungan finansial, tetapi juga mencerminkan sikap mandiri, kreatif, inovatif, serta kemampuan menghadirkan solusi bagi kebutuhan masyarakat.
“Menjadi wirausaha sukses tidak terjadi dalam semalam. Dibutuhkan proses, ketekunan, kesabaran, kerja keras, dan doa. Karena itu, manfaatkan kesempatan ini untuk belajar dan menambah wawasan sebanyak mungkin,” katanya.
Ia juga mengingatkan para peserta untuk terus menggali ilmu dari para mentor dan narasumber, memanfaatkan teknologi digital dalam pengembangan usaha, tidak takut menghadapi kegagalan, serta berani memulai langkah nyata membangun bisnis sejak usia muda.
Sementara itu, Kepala Dispora Kutai Barat, Gamas Laden, mengatakan seminar tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas, kreativitas, dan daya saing pemuda di sektor ekonomi.
Menurutnya, kewirausahaan menjadi salah satu solusi untuk menciptakan kemandirian generasi muda sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap lapangan pekerjaan formal.

“Secara sederhana, wirausaha adalah orang yang berani menciptakan peluang dan mampu mengembangkan usaha yang dijalankannya. Karena itu, keberanian menjadi modal utama yang harus dimiliki seorang wirausahawan,” jelasnya.
Selain keberanian, lanjut Gamas, pelaku usaha juga harus memiliki mental yang kuat, rasa percaya diri, kemampuan membangun jaringan, serta perencanaan yang matang agar usaha dapat berkembang secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Kubar berharap semakin banyak generasi muda yang tertarik mengembangkan usaha berbasis potensi lokal.
Kehadiran wirausahawan muda diyakini akan menjadi salah satu pilar penting dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan. (*/Adv Diskominfo Kubar)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar