Pada sektor pendidikan dan lingkungan, AFT Syamsudin Noor menghadirkan program Eco Green School yang mendorong pemanfaatan energi ramah lingkungan sekaligus memperkuat budaya peduli lingkungan di sekolah.
Sedangkan AFT Sepinggan menjalankan program TALISERA yang berfokus pada pengelolaan limbah organik rumah tangga berbasis ekonomi sirkular guna mendukung ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat.
Dalam ajang tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan meraih Gold Award kategori Product Excellence untuk AFT Supadio dan Best Community Program untuk IT Banjarmasin.
Selain itu, perusahaan juga memperoleh Silver Award pada kategori Empowerment of Women oleh AFT Supadio serta Best Community Program oleh AFT Supadio, AFT Syamsudin Noor, AFT Sepinggan, dan FT Tarakan.
Sementara itu, Bronze Award diraih pada kategori Best Environmental Excellence oleh AFT Supadio dan kategori Empowerment of Women oleh IT Pontianak.
Edi menegaskan penghargaan internasional tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus menghadirkan program sosial yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kolaborasi seluruh pihak, mulai dari masyarakat, pemerintah daerah, komunitas, hingga para perwira Pertamina yang terus berupaya menghadirkan program-program sosial yang berdampak positif dan berkelanjutan,” katanya.
Menurut Edi, berbagai program TJSL yang dijalankan Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam aspek pengentasan kemiskinan, kesehatan dan kesejahteraan, pendidikan berkualitas, kesetaraan gender, konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, penanganan perubahan iklim, serta pembangunan komunitas yang tangguh dan berkelanjutan. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar