BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan mendorong pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif, untuk aktif berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026 sebagai langkah memperkuat arah pembangunan ekonomi daerah di tengah pertumbuhan sektor jasa dan wisata.
Ajakan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan, C.I. Ratih Kusuma sebagai bentuk dukungan resmi terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS).
Ratih menegaskan, data ekonomi yang akurat menjadi fondasi penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan, khususnya bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang terus berkembang di Kota Balikpapan.
“Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 menjadi momentum penting untuk memotret kondisi riil dunia usaha dan ekonomi masyarakat. Kami mengajak seluruh pelaku usaha pariwisata serta ekonomi kreatif, untuk menerima petugas sensus dan memberikan data sesuai kondisi sebenarnya,” ujarnya, pada Sabtu (16/5/2026).
Menurutnya, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif kini menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, hasil sensus nantinya diharapkan mampu membantu pemerintah dalam menyusun program yang lebih tepat sasaran.
Mulai dari pengembangan destinasi wisata, pemberdayaan UMKM kreatif, hingga peningkatan daya saing industri jasa disebut membutuhkan basis data yang kuat dan valid.
Ratih menilai Sensus Ekonomi bukan sekadar kegiatan pendataan rutin, melainkan langkah strategis untuk menciptakan pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
“Data yang lengkap dan valid, pemerintah dapat melihat potensi, tantangan, serta peluang pengembangan ekonomi daerah secara lebih terukur,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh pelaku usaha untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan sensus, demi memperkuat daya saing ekonomi Balikpapan di masa mendatang.
“Mari bersama-sama kita sukseskan Sensus Ekonomi 2026 demi mewujudkan perekonomian yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan,” tambahnya.
Sensus Ekonomi 2026 mengusung slogan “Sensus Ekonomi 2026, Mencatat Ekonomi Indonesia” dan akan menjangkau seluruh sektor usaha, mulai dari usaha besar, menengah, kecil hingga pelaku usaha mikro di seluruh wilayah Balikpapan.
Pemerintah Kota Balikpapan berharap kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dapat menciptakan basis data ekonomi yang kuat, sehingga arah pembangunan ekonomi daerah menjadi lebih adaptif terhadap perubahan zaman dan tantangan global. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar