EP This Love Hurts direkam, dimix dan dimastering oleh Invader Records. Produksi ini berawal kurang dari satu tahun sejak proses pengerjaan single kedua mereka, “All Alone”, yang dimulai pada medio Mei 2025 hingga April 2026, OUTLIER terus bergerak secara konsisten dalam mengembangkan arah musikal sekaligus memperkuat identitas emosional yang mereka bangun.
Rentang waktu tersebut menjadi fase penting bagi band asal Samarinda ini dalam merangkai berbagai keresahan personal, dinamika hubungan antarmanusia, hingga pengalaman emosional yang kemudian diterjemahkan menjadi materi-materi baru.
Dari proses yang berjalan hampir selama setahun itu pula, OUTLIER perlahan mematangkan fondasi untuk melahirkan EP “This Love Hurts” sebagai rilisan yang merepresentasikan perjalanan emosional mereka secara lebih utuh dan intens.
“Produksi ini dimulai sejak kurang dari satu tahun sejak pembuatan single kedua (All Alone), medio Mei 2025 sampai April 2026,” ujar Dian Ananto Rayenda
Setelah merilis EP “This Love Hurts”, OUTLIER membuka kemungkinan untuk menjalani rangkaian tur di sejumlah kota di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Agenda tersebut direncanakan sebagai upaya mereka untuk membawa materi terbaru secara langsung ke pendengar sekaligus memperluas jangkauan skena di wilayah setempat.
Di waktu yang bersamaan, OUTLIER juga tengah merampungkan proses pengerjaan single terbaru yang dipersiapkan sebagai langkah lanjutan setelah perilisan EP ini.
“Setelah rilis, kemungkinan ada rencana untuk tur seputaran kota di kaltim dan kaltara, sembari merampungkan single terbaru,” Jelas Dian Ananto Rayenda
EP ini memuat enam trek yang terdiri dari intro, empat lagu, dan outro. Materi ini direkam, mix dan master oleh Invader Records dan didistribusikan secara digital oleh Muara Records. EP THIS LOVE HURTS dapat didengarkan melalui berbagai Digital Streaming Platform pada 14 Mei 2026. (*/Muara Records)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar