Ia memastikan tidak ada calon haji yang menjadi korban dalam kecelakaan tersebut. Mobil yang tertabrak diketahui merupakan kendaraan rombongan paling belakang.
Sementara itu, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 4 Semarang turut menyampaikan duka cita atas insiden tersebut.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan pihaknya prihatin atas kecelakaan yang menewaskan empat orang tersebut.
“PT KAI Daop 4 Semarang turut prihatin dan menyayangkan atas kejadian tersebut, serta berduka atas korban akibat kejadian itu,” ujarnya.
Akibat kecelakaan tersebut, KA Argo Bromo Anggrek sempat melakukan Berhenti Luar Biasa (BLB) di Stasiun Kradenan untuk pemeriksaan sarana.
Setelah dilakukan pengecekan oleh Awak Sarana Perkeretaapian (ASP) dan dinyatakan aman, kereta kembali melanjutkan perjalanan beberapa menit kemudian.
KAI kembali mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintasi perlintasan sebidang, terutama perlintasan tanpa penjagaan resmi.
Perusahaan juga menegaskan akan terus melakukan sosialisasi keselamatan guna menekan angka kecelakaan di jalur perlintasan kereta api. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar