BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Suasana Ramadan tetap terasa hangat di tengah kesibukan proyek kilang. Melalui program Energizing Iftar On The Site, PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) membagikan sebanyak 3.300 paket buka puasa kepada para pekerja di Balikpapan dan Lawe-Lawe.
Program ini menjadi solusi nyata di tengah padatnya aktivitas proyek RDMP Balikpapan, khususnya bagi pekerja lapangan yang kerap menghadapi keterbatasan waktu dan akses saat berbuka puasa.
Bekerja di proyek berskala besar dengan ritme tinggi membuat banyak pekerja sebelumnya harus berpacu dengan waktu untuk sekadar mendapatkan makanan berbuka. Tak jarang, mereka harus menunda berbuka, mencari makanan seadanya, bahkan melewatkan momen kebersamaan saat Ramadan.
Melalui program ini, KPB memastikan para pekerja dapat berbuka tepat waktu tanpa harus meninggalkan area kerja. Pembagian paket buka puasa dilakukan secara rutin setiap minggu selama Ramadan, sehingga kebutuhan dasar pekerja tetap terpenuhi di tengah aktivitas proyek yang terus berjalan.
Dampaknya pun langsung dirasakan. Selain membantu menjaga stamina, program ini juga menghadirkan kembali momen kebersamaan di lingkungan kerja yang sebelumnya sulit dirasakan.
Rayno, salah satu pekerja subkontraktor, mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut.
“Terima kasih kepada Kilang Pertamina Balikpapan yang telah memberikan buka puasa untuk kami para pekerja di lapangan. Semoga proyek ini selalu diberi kelancaran dan keberkahan. Semangat terus, Kilang Pertamina Balikpapan,” ujarnya.
Vice President (VP) Legal & Relations PT KPB, Asep Sulaeman, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk perhatian perusahaan terhadap para pekerja yang menjadi bagian penting dalam pembangunan proyek RDMP.
Menurutnya, kelancaran proyek tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis, tetapi juga kondisi para pekerja, termasuk dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadan.
Sebagai salah satu proyek strategis nasional, RDMP Balikpapan memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan energi Indonesia.
Aktivitas proyek yang tetap berjalan selama Ramadan juga turut menjaga perputaran ekonomi di Balikpapan dan sekitarnya.
Melalui dukungan sederhana seperti paket buka puasa, KPB berupaya menjaga produktivitas pekerja tanpa mengabaikan kebutuhan dasar mereka.
Program ini sekaligus menjadi bukti bahwa nilai kebersamaan dan semangat Ramadan tetap dapat dirasakan, bahkan di tengah dinamika proyek besar.
Bagi para pekerja, buka puasa bukan sekadar melepas lapar, tetapi juga menghadirkan kembali momen kebersamaan yang kini terasa lebih dekat di tengah kesibukan mereka. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar