BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimra) memastikan kesiapan sistem kelistrikan selama periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 1447 Hijriah. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan media briefing bersama awak media di Balikpapan, pada Senin (16/3/2026) sore.
General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, mengatakan masa siaga kelistrikan RAFI berlangsung mulai 12 Maret hingga 31 Maret 2026. Selama periode tersebut, PLN menyiagakan sistem kelistrikan, personel operasional, hingga peralatan pendukung guna memastikan pasokan listrik tetap andal bagi masyarakat.
Menurutnya, beberapa hari terakhir kondisi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara berpotensi menimbulkan gangguan kelistrikan. Meski demikian, PLN memastikan seluruh sistem kelistrikan dalam kondisi siap.
“Secara umum kami sampaikan bahwa kecukupan daya dan kesiapan jaringan seluruhnya dalam kondisi siap untuk melayani pelanggan,” ujarnya.
Dari sisi pasokan listrik, PLN UID Kaltimra memiliki daya mampu pasok sebesar 976 megawatt (MW) dengan perkiraan beban puncak mencapai 805 MW. Dengan kondisi tersebut, tersedia cadangan daya sekitar 171 MW yang khusus menopang sistem kelistrikan di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.
Selain itu, sistem kelistrikan di wilayah Kalimantan juga saling terhubung dengan sistem di Kalimantan Selatan sehingga terdapat tambahan cadangan daya.
“Karena sistem kelistrikan di Kalimantan saling terkoneksi, kami juga masih memiliki cadangan tambahan dari Kalimantan Selatan. Total cadangan daya yang tersedia bisa mencapai lebih dari 300 MW,” jelasnya.
Untuk menjaga keandalan pasokan listrik selama periode siaga RAFI, PLN UID Kaltimra menyiagakan 1.210 personel yang tersebar di berbagai wilayah kerja. Selain itu, PLN juga membentuk 97 posko siaga guna memastikan respons cepat terhadap potensi gangguan kelistrikan.
PLN juga melakukan pengamanan pasokan listrik di 161 lokasi prioritas di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Lokasi tersebut meliputi 43 masjid, terdiri dari 11 masjid raya dan 32 masjid prioritas, yang diperkirakan menjadi pusat kegiatan ibadah masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri.
Selain tempat ibadah, PLN juga memprioritaskan pasokan listrik di 36 rumah sakit serta 42 fasilitas transportasi seperti terminal, bandara, dan pelabuhan yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas selama periode mudik.
Tak hanya itu, PLN UID Kaltimra juga memastikan kesiapan 77 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar mulai dari Tanah Grogot hingga Tanjung Selor untuk mendukung mobilitas kendaraan listrik selama masa libur Lebaran.
PLN juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika terjadi gangguan kelistrikan. Pelanggan dapat menghubungi Contact Center PLN 123 atau menggunakan aplikasi PLN Mobile yang dinilai lebih praktis untuk pengaduan maupun layanan kelistrikan lainnya. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar