Basuki juga mendorong generasi muda untuk memanfaatkan fasilitas olahraga yang ada, seperti lintasan lari di Stadion Kudungga, sebagai tempat berlatih yang lebih aman dan terarah. Ia menambahkan bahwa para pemuda dapat berlatih bersama komunitas olahraga seperti PASI dan IGOR.
“Mudah-mudahan dari kegiatan seperti ini akan lahir atlet-atlet berprestasi dari Kutai Timur yang nantinya dapat mengharumkan daerah pada ajang Porprov,” pungkasnya.
Anggota DPRD Kutai Timur, Yusri Yusuf. Yang membuka kegiatan menyebut bahwa kegiatan olahraga di bulan Ramadhan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat kebersamaan. Ia juga berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di tahun-tahun mendatang.
“Kepada seluruh peserta, tetaplah bersemangat. Menang atau kalah adalah hal biasa, yang terpenting adalah menjaga sportivitas dan kebersamaan,” pesannya.
Sementara itu, Sekretaris KNPI Kutai Timur, Zulkifli Alwi, menjelaskan bahwa kegiatan ini digagas sebagai ruang bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menyalurkan minat olahraga sekaligus memperkuat interaksi sosial selama bulan Ramadhan.
“Kami berharap kegiatan ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat Kutai Timur dan menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan sekaligus menghidupkan semangat Ramadhan yang produktif,” jelasnya. (*)






