Otorita IKN Perkuat Kepastian Investasi, 65 Investor Kantongi PKS Senilai Rp70 Triliun

oleh -
Editor: Ardiansyah
Otorita IKN memperkuat fondasi kepastian berusaha dan daya saing investasi melalui sosialisasi Peraturan Kepala Otorita IKN Nomor 18 Tahun 2025 serta optimalisasi insentif fiskal dan kepabeanan bagi pelaku usaha. Foto: HO/Humas Otorita IKN
Otorita IKN memperkuat fondasi kepastian berusaha dan daya saing investasi melalui sosialisasi Peraturan Kepala Otorita IKN Nomor 18 Tahun 2025 serta optimalisasi insentif fiskal dan kepabeanan bagi pelaku usaha. Foto: HO/Humas Otorita IKN
banner 300×250

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) memperkuat fondasi kepastian berusaha dan daya saing investasi melalui sosialisasi Peraturan Kepala Otorita IKN Nomor 18 Tahun 2025 serta optimalisasi insentif fiskal dan kepabeanan bagi pelaku usaha di lingkungan IKN.

 

Kebijakan ini ditujukan untuk menciptakan tata kelola pemanfaatan lahan yang tertib, transparan, berkeadilan, dan berkelanjutan, sekaligus mempercepat realisasi investasi di kawasan IKN.

 

Sosialisasi yang digelar pada Jumat (27/2/2026) di Balikpapan tersebut memaparkan secara komprehensif mekanisme pengenaan kontribusi sebagai penerimaan negara bukan pajak (PNBP) atas pengalokasian lahan. Regulasi itu mencakup formula perhitungan, faktor koreksi, skema pembayaran, hingga ketentuan khusus bagi pelaku usaha pelopor.

 

Dengan kerangka yang jelas dan terukur, kebijakan ini memberikan kepastian hukum serta prediktabilitas bagi investor dalam merencanakan dan merealisasikan investasinya di IKN. Peraturan tersebut disusun menggunakan pendekatan evidence-based policy, yang memadukan landasan teori dengan kebutuhan riil di lapangan.

 

Direktur Investasi dan Kemudahan Berusaha Otorita IKN, Ferdinand Kana Lo, menegaskan bahwa regulasi ini menjadi instrumen penting dalam percepatan pembangunan IKN dengan prinsip tata kelola yang baik.

 

“Kebijakan ini dikeluarkan untuk memajukan dan mempercepat pembangunan Ibu Kota Nusantara. Hingga saat ini, kami telah menandatangani 65 perjanjian kerja sama (PKS) dengan investor, dengan total komitmen investasi mencapai sekitar Rp70 triliun,” ujar Ferdinand.

 

Selain pemaparan regulasi, agenda tersebut juga membahas kebijakan fiskal pendukung investasi, simulasi pengajuan fasilitas kepabeanan yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha, serta penguatan koordinasi layanan investasi guna memastikan proses perizinan dan realisasi proyek berjalan efektif dan terintegrasi. 

 

Narasumber yang hadir berasal dari Kementerian Keuangan hingga kalangan akademisi dan praktisi.

Baca Juga :  Otorita IKN Cetak Talenta Digital Lewat Program Coding Mama dan Difabel Batch V

 

Salah satu peserta, Kukuh Primastya, Manager Operasional PT Panca Karya Sentosa, menyampaikan apresiasinya atas kegiatan sosialisasi tersebut.

Otorita IKN memperkuat fondasi kepastian berusaha dan daya saing investasi melalui sosialisasi Peraturan Kepala Otorita IKN Nomor 18 Tahun 2025 serta optimalisasi insentif fiskal dan kepabeanan bagi pelaku usaha. Foto: HO/Humas Otorita IKN
Otorita IKN memperkuat fondasi kepastian berusaha dan daya saing investasi melalui sosialisasi Peraturan Kepala Otorita IKN Nomor 18 Tahun 2025 serta optimalisasi insentif fiskal dan kepabeanan bagi pelaku usaha. Foto: HO/Humas Otorita IKN

“Kami berterima kasih kepada Otorita IKN atas terselenggaranya sosialisasi Peraturan Kepala Otorita IKN Nomor 18 Tahun 2025 serta insentif fiskal dan kepabeanan bagi investor. Kami bangga dan berkomitmen mendukung tahapan pertumbuhan Ibu Kota Nusantara. Semoga ke depan ekosistem pendukung di wilayah IKN semakin terpenuhi,” ujarnya.

 

Melalui penguatan regulasi dan optimalisasi insentif ini, Otorita IKN menegaskan komitmennya menghadirkan ekosistem investasi yang kredibel, kompetitif, dan berorientasi jangka panjang, guna memastikan pembangunan Ibu Kota Nusantara berjalan progresif serta memberikan dampak ekonomi yang luas bagi Indonesia. (*/Humas Otorita IKN)

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

No More Posts Available.

No more pages to load.