“Perbaikilah niat kita. Jika kita salah dalam menjalani kehidupan dan beribadah, maka kita bisa terjerumus dalam kehinaan. Karena itu, mari kita mantapkan dan luruskan niat dalam menjalani Ramadan,” ujarnya.
Salah satu jamaah, Shakira, warga Sepaku, mengaku terkesan dengan suasana ibadah di Masjid Negara IKN.
“Saya sangat antusias beribadah di Masjid Negara. Saya tidak menyangka Masjid Negara semegah ini,” ucapnya.
Tarawih perdana ini tidak hanya menjadi awal rangkaian ibadah Ramadan, tetapi juga memperkuat peran Masjid Negara sebagai titik temu spiritual dan sosial bagi masyarakat yang mulai menata kehidupan di ibu kota masa depan Indonesia. (*/Humas Otorita IKN)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar