Liga Spanyol

Dipecat Usai Kalah El Clasico, Xabi Alonso Ucap Perpisahan Haru ke Madrid: “Saya Pergi dengan Bangga”

lihat foto
Xabi Alonso, mantan Pelatih Kepala Real Madrid C.F, saat berbicara kepada media dalam konferensi pers pasca pertandingan semifinal Piala Dunia Antarklub FIFA 2025 antara Paris Saint-Germain dan Real Madrid CF di Stadion MetLife pada 9 Juli 2025 di East Ru
Xabi Alonso, mantan Pelatih Kepala Real Madrid C.F, saat berbicara kepada media dalam konferensi pers pasca pertandingan semifinal Piala Dunia Antarklub FIFA 2025 antara Paris Saint-Germain dan Real Madrid CF di Stadion MetLife pada 9 Juli 2025 di East Rutherford, New Jersey. Foto: BorneoFlash/FIFA via Getty Images/Hector Vivas

BorneoFlash.com, MADRID – Kebersamaan Xabi Alonso dan Real Madrid resmi berakhir. Pelatih asal Spanyol itu menyampaikan pesan perpisahan singkat namun emosional kepada klub dan para pendukung Los Blancos, tak lama setelah dirinya dipecat, pada Selasa (13/1/2026).

Pemecatan Alonso terjadi usai Real Madrid menelan kekalahan 2-3 dari Barcelona pada final Piala Super Spanyol 2026. Hasil pahit di laga El Clasico tersebut menjadi puncak dari serangkaian performa inkonsisten Madrid sepanjang paruh musim ini.

Tak hanya soal hasil di lapangan, posisi Alonso disebut semakin tertekan akibat retaknya hubungan dengan sejumlah pemain bintang. Ia dikabarkan terlibat cekcok dengan Kylian Mbappe, yang secara terbuka menolak permintaan Alonso untuk memberikan guard of honor kepada pemain Barcelona.

Ketegangan juga disebut terjadi dengan Vinicius Junior hingga Federico Valverde, membuat Alonso kehilangan kendali di ruang ganti.

Pesan Perpisahan Xabi Alonso

Tak lama setelah pemecatan diumumkan, Alonso menyampaikan pesan menyentuh melalui akun Instagram pribadinya. Ia mengakui hasil yang diraih belum sesuai harapan, namun tetap menyampaikan rasa bangga pernah melatih klub sebesar Real Madrid.

“Babak karier saya ini telah berakhir, dan hasilnya tidak seperti yang kami harapkan. Melatih Real Madrid adalah sebuah kehormatan dan tanggung jawab besar,” tulis Alonso.


“Saya berterima kasih kepada klub, para pemain, serta terutama para penggemar dan Madridismo atas kepercayaan dan dukungan mereka. Saya pergi dengan rasa hormat, terima kasih, dan kebanggaan karena telah memberikan yang terbaik,” lanjutnya. Dari Terkejut hingga Merasa Lega

Menurut laporan media Spanyol El Chiringuito, Alonso sempat dipanggil manajemen ke pusat latihan Real Madrid pada Senin pagi untuk membahas kekalahan dari Barcelona. Dalam pertemuan itu, manajemen akhirnya memutuskan mengakhiri masa jabatannya lebih cepat.

Alonso disebut awalnya terkejut, merasa masih layak dipertahankan setelah penampilan tim di Piala Super Spanyol. Namun, seiring keputusan final diambil, mantan gelandang Madrid tersebut justru merasa lega bisa mengakhiri tekanannya di Santiago Bernabeu.

Arbeloa Datang, Alonso Pergi dengan Kompensasi Fantastis

Pasca pemecatan Alonso, Real Madrid resmi menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai pelatih baru. Pengumuman dilakukan pada Senin sore, menjadikan Alonso sebagai pelatih dengan masa jabatan terpendek sejak Santiago Solari pada 2019.

Berdasarkan klausul kontrak, Alonso diperkirakan menerima kompensasi antara 7 juta hingga 9 juta euro, atau setara Rp137,5 miliar hingga Rp177 miliar, karena pemutusan kontrak dilakukan sebelum satu musim penuh.

Klausul tersebut memang mengatur konsekuensi finansial jika kontrak Alonso dihentikan lebih cepat oleh klub—dan kini resmi diaktifkan. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar