“Yang paling penting adalah silaturahminya. Melalui olahraga, kita bisa menyukseskan silaturahmi antar warga, khususnya di Kelurahan Gunung Samarinda,” tambahnya.
Nilai kebersamaan juga tercermin dari kepedulian panitia terhadap peserta. Saat terjadi insiden pada babak penyisihan, di mana seorang pemain mengalami retak tempurung lutut, Halili langsung memberikan bantuan dana sebagai bentuk solidaritas dan perhatian terhadap sesama.
Sementara itu, tim DPRD harus puas di posisi kedua dan membawa pulang dana pembinaan Rp 1,5 juta. RT 30 Gunung Samarinda meraih juara ketiga dengan hadiah Rp 1 juta, disusul LPM Gunung Samarinda di posisi keempat dengan dana pembinaan Rp 700 ribu.
Pada kategori individu, gelar Top Skor diraih oleh Noy dari LPM Gunung Samarinda dengan torehan 11 gol.
Sedangkan gelar Pemain Terbaik dinobatkan kepada Arif Daffa, yang juga memperkuat LPM Gunung Samarinda. Kesuksesan turnamen ini membawa optimisme baru bagi komunitas olahraga warga.
Halili Adinegara pun memastikan ajang serupa akan kembali digelar kedepannya sebagai wadah silaturahmi dan kebersamaan.
“Selamat kepada para juara. Ke depan, kami akan kembali mengadakan pertandingan silaturahmi berikutnya,” tutupnya. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar