Berita Nasional

Ratusan WNI Jadi Korban TPPO di Kamboja, DPR Desak Pemulangan Segera

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKB Oleh Soleh. FOTO : ANTARA/Ho-Dok Humas Oleh Soleh
Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKB Oleh Soleh. FOTO : ANTARA/Ho-Dok Humas Oleh Soleh
BorneoFlash.com

, JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI, Oleh Soleh, mendesak pemerintah segera memulangkan sekitar 600 warga negara Indonesia (WNI) yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) berkedok online scam di Kamboja.

Oleh menegaskan negara harus bertindak cepat karena kasus tersebut menyangkut keselamatan dan hak asasi WNI. Ia meminta Kementerian Luar Negeri mengintensifkan diplomasi dengan pemerintah Kamboja agar proses pembebasan dan pemulangan segera terlaksana.

Selain itu, Oleh mendorong koordinasi lintas instansi, mulai dari Kemenlu, Kementerian Ketenagakerjaan, Polri, hingga lembaga terkait, agar pemulangan WNI berjalan cepat dan terkoordinasi. Ia juga meminta pemerintah memperkuat upaya pencegahan karena kejahatan online scam bersifat terorganisasi lintas negara dan telah banyak memakan korban dari Indonesia.

Sebelumnya, Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol. Moh. Irhamni menyampaikan sekitar 600 WNI masih menjadi korban TPPO berkedok online scam dan admin judi online di Kamboja. Polri melalui Desk Ketenagakerjaan berkoordinasi dengan KBRI Phnom Penh, Kemenlu, serta kementerian dan lembaga terkait untuk melengkapi data korban dan mempercepat pemulangan.

Polri juga mendorong aparat penegak hukum Kamboja menindak para pelaku di sana serta menelusuri dan menindak perekrut korban di Indonesia. (*)

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar