Otorita IKN

Bangun Budaya Baru di Tanah Harapan, ASN Otorita IKN Didorong Jadi Teladan Birokrasi Berintegritas

lihat foto
Pegawai P3K Otorita IKN menghadiri kegiatan "Internalisasi Kode Etik, Disiplin, ASN, dan Pengelolaan Konflik Kepentingan" di Kantor Kemenko 3, KIPP Nusantara, Rabu (29/10/2025). Foto: HO/Humas Otorita IKN
Pegawai P3K Otorita IKN menghadiri kegiatan "Internalisasi Kode Etik, Disiplin ASN, dan Pengelolaan Konflik Kepentingan" di Kantor Kemenko 3, KIPP Nusantara, Rabu (29/10/2025). Foto: HO/Humas Otorita IKN

BorneoFlash.com, NUSANTARA — Di jantung pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), semangat untuk membangun negeri tidak hanya hadir lewat gedung dan infrastruktur megah.

Di baliknya, ada para aparatur sipil negara (ASN) yang tengah ditempa agar menjadi pondasi utama birokrasi yang bersih, berintegritas, dan berjiwa melayani.

Sebanyak 67 pegawai Otorita IKN — baik CPNS maupun P3K — mengikuti pembinaan kode etik ASN yang digelar di Kantor Kemenko 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, pada Rabu (29/10/2025).

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Otorita IKN dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebagai langkah membangun budaya kerja baru di kota masa depan Indonesia.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, dalam arahannya menegaskan bahwa setiap pegawai di IKN harus meninggalkan budaya kerja lama dan menanamkan semangat baru yang berlandaskan integritas dan profesionalitas.

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono Saat kegiatan
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono Saat kegiatan "Internalisasi Kode Etik, Disiplin ASN, dan Pengelolaan Konflik Kepentingan" di Kantor Kemenko 3, KIPP Nusantara, Rabu (29/10/2025). Foto: HO/Humas Otorita IKN

“Kita terbentuk dari berbagai latar belakang budaya kerja. Namun di sini, kita membangun satu nilai baru: budaya kerja yang kuat, berwibawa, solid, kredibel, dan berkompeten,” tegas Basuki dengan nada penuh keyakinan.

Ia menekankan, IKN bukan hanya proyek pembangunan fisik, melainkan juga tempat lahirnya birokrasi yang menjadi teladan nasional.


Dalam kegiatan tersebut, Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik BKN, Wisudo Putro Nugroho, turut memberikan pembinaan langsung. Ia mengingatkan pentingnya menjaga etika, terutama di era digital.

“Sekarang, perilaku seseorang mudah terekam melalui media sosial. Sekali salah langkah, bisa menjadi jejak digital yang sulit dihapus. ASN harus bijak bertutur dan bertindak,” ujarnya.

Wisudo juga menegaskan pentingnya kedisiplinan dan kejujuran, terutama dalam mengelola keuangan negara. Nilai-nilai ini, menurutnya, adalah pondasi dari ASN yang berwibawa dan dipercaya publik.

Sementara itu, Direktur Kepatuhan Otorita IKN, Ahmad Burhanudin, menambahkan bahwa setiap pegawai IKN memiliki tanggung jawab moral lebih besar dibanding ASN di lembaga lain.

“Kita membawa nama besar pembangunan Ibu Kota Nusantara. Maka sikap, perilaku, dan pelayanan publik kita harus mencerminkan martabat lembaga ini,” pesannya.

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono Saat kegiatan
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono Saat kegiatan "Internalisasi Kode Etik, Disiplin ASN, dan Pengelolaan Konflik Kepentingan" di Kantor Kemenko 3, KIPP Nusantara, Rabu (29/10/2025). Foto: HO/Humas Otorita IKN

Burhanudin juga mengingatkan pentingnya menghadirkan pelayanan publik yang tidak hanya tegas, tetapi juga ramah dan berempati terhadap masyarakat.

Melalui kegiatan pembinaan ini, Otorita IKN menunjukkan bahwa membangun Nusantara tidak hanya soal infrastruktur megah, tetapi juga tentang menyemai budaya integritas, etika, dan dedikasi di hati para abdi negara. Sebab, kota peradaban masa depan harus ditopang oleh manusia-manusia yang beradab pula. (*/Humas Otorita IKN)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar