Ia meyakini, investasi di sektor pendidikan merupakan langkah fundamental dalam mempersiapkan generasi yang unggul dan mampu bersaing secara global.
“Investasi pada pendidikan adalah investasi jangka panjang bagi masa depan daerah. Melalui pendidikan, kita menyiapkan generasi yang berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional,” tuturnya.
Pemerintah juga menargetkan peningkatan angka partisipasi kasar (APK) dan angka partisipasi murni (APM) di semua jenjang pendidikan.
Melalui pemerataan akses tersebut, anak-anak Kaltim diharapkan mampu bersaing dengan pelajar dari berbagai daerah maupun negara lain tanpa terkendala ekonomi.
“Kami ingin memastikan seluruh anak memiliki peluang yang sama untuk menempuh pendidikan, tanpa dibatasi kondisi finansial,” tambahnya.
Seno menutup dengan penegasan bahwa Pemprov Kaltim akan terus mengawal keberlanjutan program pendidikan gratis agar tidak ada lagi alasan ekonomi yang menjadi penghalang bagi anak-anak untuk melanjutkan sekolah.
“Pemerintah daerah akan memastikan setiap anak di Kalimantan Timur dapat menuntaskan pendidikan hingga jenjang tertinggi,” pungkasnya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar