“Proyek P0 dan P0’ harus selaras dengan Etape 1, periode Oktober–Desember 2025. Tahap lelang perdana sudah harus berjalan sesuai jadwal,” jelasnya.
Apresiasi juga disampaikan EVP Manajemen Konstruksi Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi, Deviar Anis.
“Semangat kolaborasi yang kuat dan disiplin dalam project management excellence sudah terlihat nyata. Ini menjadi modal besar untuk menyelesaikan seluruh proyek tepat mutu, waktu, dan biaya,” katanya.
Raker menghasilkan empat fokus strategi: memperkuat sinergi antarunit, disiplin eksekusi berbasis project management excellence, efisiensi melalui inovasi dan digitalisasi, serta penguatan budaya AKHLAK di seluruh lini manajemen.
Dengan rencana aksi yang konkret, PLN UIP KLT optimistis seluruh proyek strategis 2025 dapat diselesaikan sesuai target. Hasilnya diharapkan memperkuat keandalan listrik, mendorong pertumbuhan ekonomi regional, sekaligus mewujudkan sistem kelistrikan yang lebih andal bagi masyarakat Kalimantan. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar