BorneoFlash.com, TANA PASER – Ketua DPRD Kabupaten Paser, H. Hendra Wahyudi, ST, melaksanakan kegiatan reses untuk menyerap aspirasi masyarakat di beberapa desa di Kecamatan Long Kali, pada 25 hingga 29 Juli 2025.
Dalam kegiatan tersebut, Hendra Wahyudi mendengarkan secara langsung berbagai usulan masyarakat yang mencakup kebutuhan dasar, seperti infrastruktur jalan dan jembatan, jalan usaha tani, pendidikan, bantuan rumah layak huni bagi korban kebakaran, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
“Hari ini kami melakukan serap aspirasi di dua desa, yaitu Desa Gunung Putar dan Desa Putang di Kecamatan Long Kali,” ujar Hendra Wahyudi usai pelaksanaan reses di Desa Gunung Putar, Selasa (29/7/2025).
Aspirasi Warga Desa Putang
Beberapa usulan yang disampaikan masyarakat Desa Putang meliputi:
Perbaikan irigasi
Pembangunan jembatan di Giluk
Peningkatan kapasitas jalan dan semenisasi di Giluk (sisa 3 km)
Perbaikan mushola di Giluk
Rehabilitasi rumah korban kebakaran
Peningkatan jalan usaha tani/produksi
Pelatihan untuk ibu-ibu PKK dan Karang Taruna
Pengadaan sarana permainan anak PAUD di luar kelas
Aspirasi Warga Desa Gunung Putar
Sementara itu, di Desa Gunung Putar, masyarakat mengusulkan:
Pemanfaatan lapangan terminal sebagai lokasi UMKM
Penerangan Jalan Umum (PJU) di RT 3 dan RT 4
Perbaikan jembatan rusak
Peningkatan jalan usaha tani
Peningkatan jalan poros Gunung Putar ke Petualan sepanjang 4,5 km
Semenisasi jalan lingkungan di RT 01
Pembuatan sumur bor di empat titik sebagai solusi masalah air bersih
Perbaikan pagar Posyandu Cempaka Gunung Putar dan jalan menuju posyandu (70 meter)
Pengadaan sarana bermain di Posyandu
Pelatihan penanaman pohon, pelatihan petani langsung ke lapangan
Usulan pendirian sekolah kejuruan (SMK)
Hendra Wahyudi menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat akan ditampung dan diusulkan menjadi bagian dari Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kabupaten Paser untuk dimasukkan ke dalam pembahasan APBD Tahun 2026.
“Seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan kami perjuangkan, terutama kebutuhan yang sifatnya mendesak seperti penyediaan air bersih melalui pembuatan sumur bor dan perbaikan jembatan,” pungkas Hendra. (*/Adv)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar