BorneoFlash.com, JAKARTA - DPR RI
membentuk
tim
untuk
mengawasi
penulisan
ulang
sejarah
yang
dilakukan
Kementerian
Kebudayaan
(Kemenbud
). Langkah
ini
bertujuan
memastikan
proses
penulisan
ulang
berlangsung
baik
dan
tidak
menimbulkan
polemik
.Wakil
Ketua
Sufmi
Dasco
Ahmad,
menyampaikan
bahwa
DPR
membentuk
tim
ini
setelah
iaberkonsultasi
dengan
Ketua
DPR dan
berdiskusi
bersama
pimpinan
DPR
lainnya
."
Setelah
kami
berdiskusi
dan
berkonsultasi
, kami
sepakat
membentuk
tim
supervisi
untuk
menjalankan
fungsi
pengawasan
DPR
terhadap
penulisan
ulang
sejarah
,"ujar
Dasco
dalam
keterangan
tertulis
di Jakarta,
Minggu
.DPR
melibatkan
Komisi
III yang
membidangi
hukum
dan
Komisi
X yang
membidangi
pendidikan
serta
kebudayaan
dalam
tim
tersebut
.Dasco
menegaskan
bahwa
tim
akan
bekerja
secara
profesional
."Kami
melibatkan
Komisi
III dan
Komisi
X agar proses
penulisan
ulang
yang
dilakukan
Kemenbud
berjalan
objektif
dan
sesuai
kaidah
,"katanya
.Ia
berharap
tim
supervisi
dapat
meredam
kontroversi
yang
muncul
dimasyarakat
. Tim
akan
memberi
perhatian
khusus
terhadap
hal-hal
yang
berpotensi
menimbulkan
perdebatan
. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar