Pemprov Kaltim

Pemerataan Layanan Kesehatan, Pemprov Kaltim Rancang Pembangunan Rumah Sakit Baru di Wilayah Utara dan Pedalaman

lihat foto
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji. Foto: BorneoFlash/Niken Sulastri

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan akses layanan kesehatan masyarakat, terutama di wilayah-wilayah yang masih minim fasilitas medis.

Salah satu langkah strategis yang sedang disiapkan adalah pembangunan rumah sakit tipe A di kawasan utara provinsi, antara Kabupaten Berau dan Kutai Timur.

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menyampaikan bahwa lokasi pembangunan masih dalam tahap kajian teknis. Di sisi lain, wilayah Kutai Barat juga direncanakan mendapat tambahan fasilitas kesehatan berupa rumah sakit tipe C, yang nantinya akan menjadi bagian dari jaringan rujukan menuju rumah sakit tipe A di kawasan utara.

“Pembangunan ini bertujuan mendekatkan layanan kesehatan berkualitas ke daerah-daerah yang selama ini kesulitan mengakses rumah sakit besar,” kata Seno pada hari Rabu (28/5/2025).

Untuk mendukung operasional rumah sakit baru tersebut, Pemprov Kaltim tengah mempersiapkan sumber daya manusia, khususnya tenaga dokter dan tenaga kesehatan lainnya.

Seno menegaskan bahwa pihaknya telah menjalin kerja sama melalui skema beasiswa ikatan dinas bagi mahasiswa kedokteran asal Kaltim. “Mahasiswa dari daerah seperti Kubar atau Mahulu yang kuliah kedokteran akan mendapat beasiswa penuh, dengan kewajiban kembali mengabdi di daerah asal setelah lulus,” jelasnya.


Pemprov juga mencatat masih adanya kekurangan signifikan dalam jumlah tenaga medis, yaitu sekitar 1.420 dokter dan 1.000 tenaga kesehatan tambahan.

Meski demikian, Seno optimis kebutuhan tersebut bisa dipenuhi dalam waktu tiga tahun mendatang, terutama dengan tumbuhnya kampus-kampus kesehatan di dalam dan luar provinsi.

Kaltim bahkan menjalin kemitraan pendidikan dengan universitas-universitas ternama di Jawa seperti UGM, UI, UNS, serta sejumlah universitas swasta. Di tingkat lokal, beberapa kampus seperti Universitas Mulawarman, Universitas Muhammadiyah Kaltim, dan Universitas Balikpapan tengah bersiap membuka program studi kedokteran.

Adapun untuk Balikpapan, Seno menyebutkan bahwa penambahan rumah sakit baru belum menjadi prioritas dalam waktu dekat. “Saat ini fasilitas kesehatan di Balikpapan sudah cukup memadai. Fokus pembangunan akan kami arahkan ke wilayah yang masih tertinggal,” ujarnya.

Dalam perencanaan jangka menengah, Pemprov Kaltim menargetkan pembangunan enam hingga tujuh rumah sakit baru dalam tiga tahun ke depan. Satu rumah sakit akan dibangun di wilayah selatan, sementara sisanya tersebar di wilayah utara.

Langkah ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang atas ketimpangan layanan kesehatan antar wilayah di Kaltim dan membawa dampak positif bagi pemerataan pembangunan manusia. (*)

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar