Dalam pelaksanaan program ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang melibatkan mitra mandiri yang memenuhi sejumlah persyaratan, seperti ketersediaan bangunan dapur, kendaraan pengantar makanan, serta perlengkapan memasak.
“Mitra harus menyediakan bangunan, kendaraan pengantar, dan perlengkapan dapur,” jelasnya.
Untuk uji coba kali ini, dua mitra telah ditunjuk: Saimin sebagai mitra pelaksana di Guntung, dan Raudatul Jannah di Kanaan. Meski bersifat mandiri, mitra tetap harus bekerja sama dengan yayasan pendukung program.
“Ini mitra mandiri, tapi tetap bekerja sama dengan yayasan,” katanya.
Setiap dapur ditargetkan mampu melayani hingga 3.500 orang penerima manfaat. Pemerintah telah menetapkan biaya satu porsi makanan dalam program MBG sebesar Rp 15.000.
“Untuk sementara, sasarannya pelajar dulu. Jika sudah berjalan baik, akan dievaluasi dan bisa diperluas cakupannya,” pungkas Safira. (
*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar