BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan kembali menggelar Safari Roadshow Wira Muda Expo 2025, sebuah inisiatif untuk mendorong kreativitas dan pemberdayaan ekonomi anak muda.
Acara ini berlangsung di enam kecamatan se-Kota Balikpapan, dengan sesi ketiga yang digelar di Halaman Kampus STIE Madani, Kecamatan Balikpapan Tengah, pada tanggal 21-22 Maret 2025.
Wakil Wali Kota Balikpapan, H. Bagus Susetyo, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari visi-misi Pemerintah Kota, dalam mengembangkan ekonomi kreatif dan memberikan pelatihan kepada pemuda.
“Disparpora sudah menyiapkan fasilitas dan sarana untuk anak-anak muda menampilkan kreativitas mereka, baik dalam bentuk usaha maupun kegiatan positif lainnya,” ujarnya kepada media usai pembukaan Safari Roadshow Wira Muda Expo 2025, pada Jumat (21/3/2025).
Menurut Kepala Disparpora Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, Safari Roadshow Wira Muda Expo telah sukses digelar di Kecamatan Balikpapan Utara (Grand City, 13-14 Maret 2025) dan Kecamatan Balikpapan Kota (Taman Bekapai, 21-22 Maret 2025).
Selanjutnya, acara ini akan menyambangi Kecamatan Balikpapan Barat, Balikpapan Timur, dan puncaknya di Balikpapan Selatan, yang akan digelar di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC)/DOME.
“Melihat jumlah pemuda yang mencapai hampir seperempat dari populasi, kami ingin melihat sejauh mana antusiasme mereka dan bagaimana mereka bisa berkontribusi dalam sektor UMKM,” jelas Ratih.
Selain menjadi ajang bagi anak muda untuk mengembangkan usaha, Safari Roadshow Wira Muda Expo juga menghadirkan talk show dengan berbagai topik, seperti perizinan usaha yang melibatkan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta edukasi keuangan dari Bank Indonesia dan akademisi.
Pada hari kedua, acara berfokus pada pencegahan narkoba yang melibatkan BNN dan edukasi mengenai kekerasan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A).
“Kami ingin memberikan wadah bagi anak muda untuk menyuarakan isu-isu di lingkungan mereka,” tambah Ratih.
Sebanyak 26 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) berpartisipasi dalam acara ini, dengan jumlah yang relatif sama di setiap kecamatan. Puncak kegiatan akan semakin meriah dengan Jambore Vespa, yang turut digelar untuk menarik lebih banyak partisipan.
Melalui kegiatan ini, Disparpora menargetkan lebih banyak pengusaha muda Balikpapan untuk bergabung. “Kami ingin mereka tidak hanya menjalankan usaha, tetapi juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat,” pungkas Ratih.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar