“Seluruh pekerja berperan penting dalam setiap langkah untuk memaksimalkan pencapaian produksi perusahaan di tahun ini dan mendukung pencapaian target produksi migas nasional,” paparnya.
Dalam sambutannya, Komisaris Utama PT Pertamina Hulu Indonesia Meidawati mengajak seluruh pekerja untuk terus menempatkan keselamatan sebagai aspek terpenting dan landasan utama dalam seluruh kegiatan operasi dan bisnis Perusahaan, dan selalu memperhatikan aspek HSSE dalam kehidupan pribadi dan aktivitas perusahaan karena risiko pekerjaan yg besar.
Meidawati menyampaikan pengalamannya ketika melakukan Management Walk Through (MWT) ke lapangan Bekapai yang merupakan salah satu lapangan mature yang dikelola oleh PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM).
“Penerapan teknologi pada proyek Bekapai Artificial Lift membuat lapangan ini masih dapat berproduksi dengan baik. Hal ini membuktikan bahwa semangat juang dan upaya-upaya dari seluruh pekerja dapat memberikan kontribusi baik kepada perusahaan,” ungkapnya.
Meidawati pun mengajak seluruh pekerja untuk terus bekerja sama dan solid sebagai satu tim dalam menjalankan operasi migas serta profesional dengan mengedepankan integritas.
“Jangan lupa untuk tetap rendah hati dan selalu empati dengan lingkungan,” imbuhnya.
Pada akhir acara, grup paduan suara PHI SimPHIonic melakukan penampilan perdana dengan mempersembahkan lagu Sapu Tangan Babuncu Ampat yang berasal dari Kalimantan Selatan.
Makna dari lagu ini adalah nasihat atau pesan moral tentang hubungan dengan sesama manusia. Harapannya, lagu ini dapat menyuarakan semangat kolaborasi kepada seluruh pekerja. (
*)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar