Berita Balikpapan Terkini

Warga Kota Balikpapan Tegakkan Prokes Saat Libur Nataru 

lihat foto
Kepala Dinas Kesehatan Kota  Balikpapan, Andi Sri Juliarty. Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.
Kepala Dinas Kesehatan Kota  Balikpapan, Andi Sri Juliarty. Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024 di Kota Balikpapan, masyarakat tetap menegakkan Protokol Kesehatan (Prokes).

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, Andi Sri Juliarty, baru-baru ini.

Kasus Covid-19 masih ditemukan di Kota Balikpapan. Tercatat Dinas Kesehatan Kalimantan Timur sudah ada 13 warga Kota Balikpapan terkonfirmasi positif Covid 19. Akan tetapi, kondisi Kota Balikpapan masih terpantau aman dan terkendali.

Untuk itu, DKK terus mengimbau kepada masyarakat Kota Balikpapan supaya terapkan Prokes pada diri masing-masing. Walaupun saat ini status kejadian luar biasa pandemi sudah dicabut, tetapi masih ada kasus Covid- 19 di Kota Balikpapan.

Seperti halnya di momen Natal, bagi umat Nasrani yang merayakan ibadah Natal, jika merasa ramai di tempat ibadah bisa menggunakan masker.

Begitu juga, warga yang menikmati liburan, ketika berada di terminal, bandara, pelabuhan hingga berada dalam transportasi dengan banyak orang tetap menggunakan masker, untuk mengantisipasi penularan Covid-19.


Saat ini, pasien terkonfirmasi Covid-19 sudah dilakukan penanganan sesuai dengan kondisi masing- masing. Sebagian besar pasien yang terkonfirmasi Covid-19 adalah laki-laki dan merupakan pekerja.

"Pasien rata-rata menjalani isolasi mandiri, karena merupakan pekerja perusahaan. Ada pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit, karena merasakan gejala berat seperti sesak nafas,” terangnya.

DKK terus memantau setiap kali ada pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Balikpapan. Pasalnya, semua data terhubung ke DKK Balikpapan, sehingga bisa menemukan data pasien terkonfirmasi positif.

Pihaknya akan membuka kembali vaksinasi Covid-19 di Kota Balikpapan, terutama bagi warga yang belum melengkapi booster yakni dosis 3 dan dosis 4.

DKK Balikpapan juga melakukan pendataan lagi, terutama yang masuk skala prioritas untuk mendapat vaksinasi lengkap, seperti tenaga kesehatan, lansia yang belum mendapatkan vaksinasi dosis 3, dan yang memiliki penyakit komorbid. "Kami masih menunggu, karena vaksin masih belum datang," ucapnya.

Termasuk pelayanan kesehatan untuk siap siaga Sumber Daya Manusia Kesehatan, alat, obat, sarana pendukung dan penyiapan kamar isolasi dan ICU Covid-19, jika memang terjadi peningkatan terus menerus.

Kendati demikian, situasi Kota Balikpapan masih terkendali dan masyarakat tidak perlu panik, yang terpenting tetap menjaga Prokes.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar