Situasi itu semakin meningkatkan kekhawatiran akan meluasnya konflik di kawasan tersebut.
Menurut penghitungan kantor berita AFP, lebih dari 120 orang tewas di sisi perbatasan Lebanon sejak Oktober lalu. Sebagian besar korban tewas adalah petempur Hizbullah, dengan sekitar 17 orang merupakan warga sipil.
Sementara Israel melaporkan enam tentaranya dan empat warga sipil tewas akibat serangan lintas perbatasan yang menghantam bagian utara wilayahnya.
Kantor NNA juga melaporkan gempuran dan serangan Israel melanda berbagai wilayah Lebanon bagian selatan pada Senin (11/12) waktu setempat.
Sementara Hizbullah, sekutu Hamas, mengklaim bertanggung jawab atas rentetan serangan terhadap tentara Israel dan posisi mereka di dekat perbatasan.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar