Berita Balikpapan Terkini

Kota Balikpapan Raih Penghargaan Kota Sehat

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, dr Andi Sri Juliarty. Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, dr Andi Sri Juliarty. Foto: BorneoFlash.com/Niken Sulastri.

BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Kota Balikpapan meraih penghargaan sebagai salah satu Kota Sehat di Indonesia. Dari 514 Kabupaten/Kota di Indonesia, ada 136 yang mendapatkan penghargaan.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, dr Andi Sri Juliarty kepada BorneoFlash.com, di Hotel Novotel Balikpapan, pada hari Rabu (29/11/2023).

Kota Balikpapan berhasil meraih penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri RI, Kementerian Kesehatan RI termasuk Kementerian Lingkungan Hidup, atas keberhasilan dari penilaian sembilan indikator diantaranya indikator tatanan masyarakat sehat Mandiri.

"Bagaimana di Kecamatan, Kelurahan masyarakat bisa aktif untuk menjaga kesehatan secara mandiri. Ada tatanan pendidikan, bagaimana kondisi lingkungan sekolah bisa sehat melalui UKS. Ada tatanan pasar, bagaimana kita bisa menciptakan pasar sehat. Ada tatanan transportasi, bagaimana kita mengupayakan supaya angka kecelakaan di jalan raya menurun," jelasnya.

Begitu juga, tatanan rumah ibadah yang sehat, tatanan pariwisata sehat dan penanganan bencana. Jadi sangat luas dan ini penilaian yang sangat berat.


"Bagaimana seluruh Kelurahan di Kota Balikpapan setiap keluarga memiliki jamban yang sehat atau yang disebut indikator ODF," ungkapnya.

Diketahui di Balikpapan daerah berbukit, pesisir pantai sehingga agak sulit dan memerlukan teknologi. "Indikator ini terus kita jaga," sebutnya.

Di Balikpapan ada namanya forum kota sehat yang akan membantu untuk mengawasi, menjaga, mencari solusi terkait sembilan tatanan ini.

"Mari kita mengambil hikmah besar dari Pandemi Covid-19, bahwa itu adalah bencana kesehatan yang bisa menghentikan seluruh roda ekonomi, pendidikan, pekerjaan, sehingga bisa mengubah dunia ini. Mari kita menjaga mengembangkan budaya perilaku hidup bersih, sehat, supaya bencana kesehatan itu tidak terjadi lagi" jelasnya.

Penghargaan yang diberikan setiap dua tahun sekali ini sempat tertunda karena adanya Pandemi Covid-19.

Simak berita dan artikel BorneoFlash lainnya di  Google News

Jangan ketinggalan berita terbaru! Follow Instagram  dan subscribe channel YouTube BorneoFlash Sekarang

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar