BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SD dan SMP Se Kota Balikpapan resmi dibuka pada tanggal 26 Juni 2023, yang dimulai dari empat jalur.
Empat jalur yang akan dibuka Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan yakni jalur zonasi, jalur afirmasi, jalur prestasi dan jalur perpindahan orang tua.
"Untuk pendaftaran secara online dimulai pada tanggal 26, 27, 28 dan 30 Juni 2023. Semua di validasi dibuka pada tanggal 21-30 Juni 2023," jelas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan, Irfan Taufik kepada awak media saat press rilis, di Ruang Rapat I Balai Kota, Rabu (14/6/2023).
Irfan mengatakan untuk melakukan pendaftaran secara online dapat di lakukan dengan cara Disdik Balikpapan.go.id, sehingga tidak ada pendaftaran yang dibuka secara offline.
Tetapi secara Petunjuk Teknis (Juknis), jika bersangkutan tidak memahami cara mengisi dan lainnya, maka yang bersangkutan harus ke sekolah yang dituju. "Nanti ada petugas kita yang membantu," ungkapnya.
Verifikasi dan validasi juga dibuka pendaftaran secara online melalui kanal PPDB Balikpapan Siap Online, sehingga tidak harus ke Disdikbud untuk mencari dan mengetahui waktu untuk dilayani saat verifikasi. "Jadi dia sudah tau kapan dilayani, hari apa dan tanggal berapa dilayani," imbuhnya.
Untuk tim verifikator akan terpusat di Kantor Disdikbud Balikpapan, sehingga tidak verifikasi di luar dari itu.
Pengumuman empat jalur akan disampaikan pada tanggal 01 Juli 2023 dan pendaftaran ulang pada tanggal 01-03 Juli 2023.
Untuk pendaftaran jalur reguler dibuka pada tanggal 04-05 Juli 2023 dan pengumuman jalur reguler 06 Juli dan daftar ulang 06-07 Juli 2023.
Pada Tanggal 10 Juli 2023, hari pertama peserta didik tingkat SMP masuk ke sekolah untuk pengenalan lingkungan sekolah, sedangkan tingkat SD pengenalan sekolah dimulai tanggal 10-22 Juli 2023.
Sekretaris Disdikbud Balikpapan, Ganung Pratikno mengungkapkan tahun ini, penerimaan tingkat SD sebanyak 301 Rombongan Belajar (Rombel) dengan masing-masing rombel berjumlah 28 orang. Kalau tingkat SMP sebanyak 183 rombel.
"Itu terpublish dalam juknis kita dan itu yang tertanam dalam sistem kita. Jumlah rombel yang diterima sudah bisa dipastikan. Wilayah mana dalam zonasi yang mana, semua sudah bisa dipastikan," katanya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar