BorneoFlash.com, SENDAWAR - Rombongan Borneo Tribute 2023 - Tribute To Camel Trophy 1985 yang menjajal alam Kalimantan Timur sejak 20 Mei kemarin akhirnya tiba di wilayah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) yang merupakan salah satu daerah paling ujung pulau Kalimantan Timur .
Setibanya di Kubar, para komunitas yang rata-rata menggunakan kendaraan roda empat legendaris jenis Landcruiser itu disambut langsung oleh wakil Bupati Kubar H. Edyanto Arkan di alun - alun Intho Sendawar, Kecamatan Barong Tongkok.
" Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat, saya menyambut baik dengan terpilih alam Kutai Barat menjadi salah satu lokasi atau rute yang dilewati dalam event Napak Tilas Jalur Camel Trophy 1985 di Provinsi Kalimantan Timur," ujar Wabup, Rabu (31/5/2023).
Untuk diketahui, rute perjalanan rombongan kendaraan legendaris ini untuk menjajal alam Kalimantan Timur dimulai dari Kota Balikpapan yang melintasi Sepaku, Tanjung Isuy, Damai, Nyuatan, Barong Tongkok, Melak, Kota Bangun, Bendang Raya, Tenggarong, Samarinda, dan akan berakhir di Balikpapan.
Selain menjajal alam, mereka juga melakukan kegiatan sosial seperti memberikan bantuan perlengkapan sekolah untuk anak usia 4-12 tahun sepanjang perjalanan dan bantuan tunai rumah ibadah hingga perbaikan Fasilitas Umum (Fasum) di pedesaan.
"Semoga hal tersebut memberikan dampak positif akan pengenalan alam asri Kutai Barat di mata nasional bahkan hingga internasional, mengingat event camel trophy ini merupakan event petualangan dengan kendaraan paling Legendaris di dunia," harap Wabup Kubar.
Sementara itu, Ketua Indonesia Offroad Federation (IOF) Sam Budigusdian menuturkan peserta yang mengikuti event Napak Tilas Jalur Camel Trophy 1985 di Provinsi Kalimantan Timur ini diikuti oleh 70 peserta dengan 21 kendaraan dan ikuti juga oleh 5 Negara, Indonesia, Malaysia, Jepang, Australia dan Amerika.
" Kami juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Barat yang telah menyambut baik rombongan kami. Terimakasih sambutan hangatnya dan tempat istirahat yang nyaman serta fasilitas yang telah disediakan," ujar Sam Budigusdian.
Selanjutnya, rombongan kendaraan legendaris yang tergabung dalam IOF tersebut kembali melanjutkan perjalanan menuju kota Balikpapan.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar