BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Kota Balikpapan menjadi tempat penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke 44 Tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
Menyambut pelaksanaan tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menggelar Pawai Ta'aruf MTQ ke 44 Tingkat Kaltim. Pawai dilepas langsung oleh Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas'ud di Depan Balai Kota, Senin (15/5/2023) sore.
Sebanyak 27 karnaval ikut meramaikan penyambutan pelaksanaan MTQ ke 44 Tingkat Kaltim di Kota Balikpapan, berasal dari pondok pesantren, perwakilan organisasi keagamaan, sekolah termasuk paguyuban. Pawai berlangsung mulai dari Depan Balai Kota menuju Gedung Parkir Klandasan.
Selain itu juga, terdapat 12 kendaraan hias kafilah dari Kabupaten Kota Se Kaltim ikut meramaikan pawai ta'aruf dengan tema "Pawai dan Karnaval Ta'aruf sebagai sarana memperkuat komitmen dan kebangsaan menuju kemantapan Ibu Kota Negara Nusantara yang bermartabat.
Khusus Kendaraan Hias Kafilah Balikpapan ini merupakan ornamen yang spesifik bernuansa khas Kalimantan yang berwarna kuning, yang tentunya sudah matang dan diharapkan memberikan pengalaman dan melahirkan prestasi prestasi yang gemilang serta membawa berkah bagi masyarakat Kaltim.
Namun, yang tampak terlihat megah kendaraan hias dari Kabupaten Kutai Kartanegara yang menampilkan replika Piala MTQ Tingkat Provinsi Kaltim yang diperoleh.
Pawai Ta'aruf disambut baik oleh masyarakat Balikpapan, terbukti masyarakat Balikpapan dari anak-anak hingga orang tua sangat antusias menyaksikan.
Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud berharap semua masyarakat Balikpapan dapat mendukung pelaksanaan MTQ ke 44 Tingkat Provinsi Kaltim. Termasuk menjaga suasana Kota Balikpapan.
"Kalau kota kita baik dan kondusif. Insyaallah, pelaksanaan MTQ Tingkat Nasional tahun ini, Kaltim akan menjadi tuan rumah. Mudah-mudahan Balikpapan dipercayakan menjadi tuan rumah," jelasnya kepada awak media.
Pasalnya, ini akan berdampak kepada masyarakat Kota Balikpapan seperti para pelaku UMKM, pelaku ekonomi, hotel dan tempat wisata yang akan meningkat. "Itulah komitmen kita," imbuhnya.
Balikpapan sebagai pintu masuk gerbang IKN, sehingga dapat memanfaatkan potensi karena Balikpapan tidak kaya akan sumber daya alam. Dengan menjadi pintu gerbang kegiatan event nasional maupun internasional bisa diadakan di Kota Balikpapan.
"Kita dukung sesuai dengan tagline Kota Balikpapan, bersinergi dan berkolaborasi," serunya.
Kegiatan pawai ta'aruf yang dilaksanakan ini bukan hanya dalam rangka merajut tali silaturahmi antar sesama peserta MTQ, tetapi juga untuk membangun antusiasme masyarakat agar berperan serta mensukseskan pelaksanaan MTQ.
"Sebagai umat muslim kita bangga dengan MTQ sebagai suatu event menjadi tradisi tahunan, selain sebagai sarana dakwah dan syiar islam juga mendorong ekonomi kerakyatan," ujarnya.
Rahmad mengucapkan terima kasih, karena Balikpapan sebagai tuan rumah. Kepada warga berpesan untuk mensukseskan pelaksanaan MTQ ke 44 ini.
"Semoga ini menjadi motivasi kita untuk meningkatkan keimanan, khususnya anak-anak kita untuk mencintai Al-Qur'an," tegasnya.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar