BorneoFlash.com, JAKARTA - Batik Air (kode penerbangan ID)
member of
Lion Air Group menawarkan rute paling diminati tujuan India, kesempatan “mewujudkan impian mengunjungi kota-kota favorit dan terkemuka” di Asia Selatan, ke:
Mumbai (BOM);
Cochin atau Kochi (COK);
Bangaluru (BLR);
New Delhi (DEL);
Hyderabad (HYD);
Amritsar (ATQ);
Tiruchirappalli (TRZ);
Kolkata (CCU) dan
Destinasi baru: Visakhapatnam, Andhra Pradesh (VTZ) mulai 28 Maret 2023.
Penerbangan terhubung dari Indonesia melalui 6 (enam) kota asal dan bandar udara penghubung utama
(main hub)
, yaitu
Jakarta – Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta (CGK)
Surabaya – Bandar Udara Internasional Juanda (SUB)
Bali – Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai (DPS)
Medan – Bandar Udara Internasional Kualanamu (KNO)
Makassar – Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin (UPG)
Jogja – Bandar Udara Internasional Yogyakarta Kulonprogo (YIA).
Dikutip BorneoFlash.com dari Rilis
Corporate Communications Strategic of
Batik air, Danang Mandala Prihantoro. Bagi wisatawan dan pebisnis yang berasal dari kota asal lain, keuntungannya dapat memilih salah satu dari enam kota tersebut sebagai pilihan transit terbaik di Indonesia untuk melanjutkan penerbangan.
Penerbangan Batik Air Indonesia ke India memiliki beberapa kelebihan dan daya tarik, di antaranya:
Pertama
, kemudahan dalam melakukan perjalanan. Batik Air menawarkan kesempatan luas untuk menambah pengalaman perjalanan berkesan dengan konsep layanan transit di Kuala Lumpur, penerbangan lanjutan ke India menggunakan Batik Air Malaysia (kode penerbangan OD). Menariknya, hal tersebut merupakan opsi tiket pesawat
multi-city
. Batik Air dan Batik Air Malaysia mempermudah perjalanan dengan mengunjungi beberapa kota sekaligus, semakin menjelajahi banyak tempat-tempat terkenal.
Kedua
, waktu
perjalanan
relatif singkat. Dari Indonesia ke India penerbangan dengan transit di Kuala Lumpur dapat memakan waktu sekitar 6-7 jam, tergantung pada jadwal penerbangan dan waktu transit yang dipilih. Waktu ini relatif singkat dibandingkan dengan opsi penerbangan lainnya yang menghabiskan waktu lebih lama.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar