BorneoFlash.com, BALIKPAPAN - Untuk melakukan penajaman dan pendalaman (identifikasi), guna mendapatkan data komprehensif terkait Desain Sistem Pertahanan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Republik Indonesia (Kemenko Polhukam RI), dipimpin oleh Deputi Bidkoor Pertahanan Negara Kemenko Polhukam RI, Mayjen TNI Heri Wiranto S.E., M.M., M.Tr.(Han), melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) untuk membahas Desain Sistem Pertahanan IKN Nusantara, di Hotel Grand Jatra, pada hari Selasa, (7/2/2023).
Rapat koordinasi dihadiri, Pangdam VI/Mlw, Mayjen TNI Tri Budi Utomo; Kasdam Vl/Mlw, Brigjen TNI Susilo; Forkopimda Balikpapan; Dandim 0906/Kkr, Letkol Inf Jefrry; Asisten I Pemprov Kaltim, M.Syirajudin; Asisten I Pemkab Kukar, A.Taufik H dan tamu undangan lainnya.
Deputi Bidkoor Pertahanan Negara Kemenko Polhukam RI mengatakan, peran strategis Kemenko Polhukam sesuai Perpres No. 73 tahun 2020 tentang Kemenko Polhukam bertugas menyelenggarakan koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian urusan Kementerian dalam penyelenggaraan pemerintahan di bidang politik, hukum, dan keamanan.
"Koordinasi dan sinkronisasi perumusan, penetapan dan pelaksanaan kebijakan Kementerian/lembaga yang terkait dengan isu di bidang politik, hukum dan keamanan," jelasnya.
Pengendalian pelaksanaan kebijakan Kementerian terkait dengan isu di bidang Politik, hukum dan keamanan. Pengelolaan dan penanganan isu terkait dengan isu di bidang politik, hukum dan keamanan.
Kemudian, pengawalan program prioritas nasional dan kebijakan lain yang telah diputuskan oleh Presiden dalam Sidang Kabinet. Penyelesaian isu di bidang politik, hukum dan keamanan yang tidak dapat disepakati antar kementerian/lembaga dan memastikan terlaksananya keputusan dimaksud. Serta, pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Presiden RI.
Sesuai Program Prioritas Nasional yaitu IKN Nusantara berdasarkan amanah UU No. 3 Tahun 2022, tentang Ibu Kota Negara menjadi target yang harus terealisasi, sehingga pembangunan yang saat ini sedang berjalan perlu dikawal secara ketat. Untuk itu, Kemenko Polhukam RI melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kaltim.
Adapun Desain Sistem Pertahanan IKN Nusantara menjadi Fokus pengawalan Kemenko Polhukam yaitu "sebagai center of gravity negara, sistem pertahanan IKN Nusantara harus dirancang secara matang, dalam rangka perlindungan dan keamanan IKN dari berbagai ancaman.
Terkait hal tersebut, perlu dilakukan pendalaman dan penajaman tentang Desain Sistem Pertahanan IKN Nusantara.
Oleh karena itu, hasil kunjungan kerja sebagai bahan pertimbangan Menko Polhukam sebagai bahan dan data dalam perumusan kebijakan, strategi, dan desain pertahanan IKN Nusantara.
Dan sebagai bahan bagi Menko Polhukam/pimpinan dalam rangka menyelenggarakan koordinasi, sinkronisasi dan pengendalian kebijakan dengan K/L terkait pembangunan pertahanan IKN Nusantara. Serta, sebagai bahan bagi K/L terkait untuk menindaklanjuti permasalahan yang ada di lapangan.
Poin penting dalam rapat koordinasi dalam pendalaman (identifikasi) Desain Sistem Pertahanan Negara, yakni sinkronisasi strategi pertahanan dalam mendukung sistem pertahanan IKN Nusantara, deteksi ancaman terkait potensi konflik di wilayah IKN Nusantara, dalam mendukung sistem pertahanan IKN Nusantara.
Sinkronisasi tata ruang pertahanan IKN baru dalam mendukung sistem pertahanan IKN Nusantara.Postur pertahanan negara dalam rangka mendukung sistem pertahanan IKN Nusantara.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar