Berita Kalimantan Timur

Dinkes Kaltim Komitmen Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

lihat foto
Kepala Dinkes Kaltim dr Jaya Mualimin bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Prov Kaltim Muhammad Faisal pada jumpa pers, di Warung Informasi Etam Kaltim (WIEK) Diskominfo Kaltim, Jum'at (3/2/2023). Foto: HO/diskominfo.kaltimprov.
Kepala Dinkes Kaltim dr Jaya Mualimin bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Prov Kaltim Muhammad Faisal pada jumpa pers, di Warung Informasi Etam Kaltim (WIEK) Diskominfo Kaltim, Jum'at (3/2/2023). Foto: HO/diskominfo.kaltimprov.

Jika dianalisis kematian ibu dan bayi ini bukan karena mutu layanan sangat rendah, tetapi memang manajemen dan melaksanakan upaya kasus ibu melahirkan belum optimal.

Ini salah satu faktor usia harapan hidup yang penting dalam melakukan upaya meningkatkan derajat masyarakat.

Survei terbaru penanganan gizi pada balita naik 1,1 persen terhadap balita stunting. Kenaikan ini menjadi catatan, dimana target yang direncanakan dari 22,8 persen turun sekitar tiga persen menjadi 19,8 persen, Sambungnya.

"Saya optimis menurut survei yang dilakukan oleh kementerian kesehatan melalui satu sisi Indonesia walaupun kita naik 1,1 persen kita masih menjadi Provinsi yang termasuk terendah di Kalimantan,"ucapnya.

Kepala Dinkes Kaltim dr Jaya Mualimin pada jumpa pers, di Warung Informasi Etam Kaltim (WIEK) Diskominfo Kaltim, Jum
Kepala Dinkes Kaltim dr Jaya Mualimin pada jumpa pers, di Warung Informasi Etam Kaltim (WIEK) Diskominfo Kaltim, Jum'at (3/2/2023). Foto: HO/diskominfo.kaltimprov.

Dibandingkan Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan, angka stunting Kaltim terendah di pulau Kalimantan.

Tampak hadir Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Prov Kaltim Muhammad Faisal, Pejabat Eselon III dan IV serta awak media baik online maupun cetak.

Tetap Terhubung Bersama BorneoFlash

Simak berita terbaru dan artikel menarik lainnya langsung dari platform favorit Anda.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Tulis Komentar