Jika dianalisis kematian ibu dan bayi ini bukan karena mutu layanan sangat rendah, tetapi memang manajemen dan melaksanakan upaya kasus ibu melahirkan belum optimal.
Ini salah satu faktor usia harapan hidup yang penting dalam melakukan upaya meningkatkan derajat masyarakat.
Survei terbaru penanganan gizi pada balita naik 1,1 persen terhadap balita stunting. Kenaikan ini menjadi catatan, dimana target yang direncanakan dari 22,8 persen turun sekitar tiga persen menjadi 19,8 persen, Sambungnya.
"Saya optimis menurut survei yang dilakukan oleh kementerian kesehatan melalui satu sisi Indonesia walaupun kita naik 1,1 persen kita masih menjadi Provinsi yang termasuk terendah di Kalimantan,"ucapnya.
Dibandingkan Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan, angka stunting Kaltim terendah di pulau Kalimantan.
Tampak hadir Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Prov Kaltim Muhammad Faisal, Pejabat Eselon III dan IV serta awak media baik online maupun cetak.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Tulis Komentar